Kompas.com - 18/03/2017, 18:28 WIB
Suasana seleksi timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemian sepak bola mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSuasana seleksi timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemian sepak bola mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017.
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com - Asisten pelatih tim nasional (timnas) Indonesia, Bima Sakti, mengaku bahwa timnya sudah punya cara untuk mengantisipasi ancaman dari Myanmar.

Timnas akan melawan Myanmar pada partai uji coba di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (21/3/2017). Inilah kali pertama pelatih Luis Milla bakal duduk di bangku cadangan tim Garuda.

Dikatakan Bima, Milla dan stafnya menyadari kekuatan Myanmar, yang melaju hingga semifinal Piala AFF 2016 sebelum akhirnya tersingkir karena kalah agregat 0-6 dari Thailand.

”Myamar adalah tim yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik. Mereka juga memiliki jiwa petarung,” ujar Bima ketika diwawancarai di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Sabtu (18/3/2017).

Coach (Luis) Milla sudah menyiapkan cara untuk mengantisipasi dan memanfaatkan kelemahan mereka," tuturnya menambahkan.

Baca: Dana Kerugian dari Kasus e-KTP Bisa Gaet 223 Essien

Dalam sesi latihan yang digelar pagi ini, para pemain diberikan latihan khusus untuk bertahan ketika situasi bola mati.

”Hari ini, kami melakukan simulasi untuk laga besok. Kami juga melatih cara bertahan dalam situasi bola mati, agar bisa melakukan transisi ke menyerang dengan cepat," ujar Bima.

Baca: "Semoga Bapak-bapak Terhormat Mau Kaji Aturan, Gonzales Itu Fenomena"

Bima berharap para penonton dapat memadati Stadion Pakansari untuk memberikan dukungan kepada skuat Garuda. Terlebih, ini merupakan laga perdana timnas di bawah arahan Luis Milla.

”Kami memohon dukungan masyarakat. Para pemain akan berusaha memberikan yang terbaik dan menerapkan hal-hal yang telah diajarkan,” kata pria berumur 41 tahun tersebut. (Evans Simon)

 

 

 



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X