Proses Naturalisasi Otavio Dutra Tinggal Tunggu Persetujuan

Kompas.com - 18/03/2017, 17:25 WIB
Asisten manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji. HamzahAsisten manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

SIDOARJO, KOMPAS.com – Manajemen Bhayangkara FC sedang berusaha membantu pengurusan proses naturalisasi bek asal Brasil Otavio Dutra, untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Bahkan asisten manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji mengatakan, proses tersebut sudah dilakukan oleh pihaknya sejak jauh hari. Kini, mereka tinggal menunggu persetujuan dari instansi terkait, termasuk izin dari Presiden RI Joko Widodo.

“Semua persyaratan Dutra sebagai WNI sudah kami ajukan, kini tinggal menunggu saja apakah disetujui oleh pemerintah atau tidak,” ucap Sumardji saat dihubungi, Sabtu (18/3/2017).

Terhitung sejak 2010, Dutra memang sudah menetap di Indonesia dengan memperkuat beberapa tim. Mulai dari Persebaya 1927, Persipura Jayapura, Gresik United, Persebaya Surabaya, dan terakhir Bhayangkara FC sejak 2016.

Selain telah menyampaikan keinginannya menjadi warga negara Indonesia (WNI), Dutra juga telah mengajukan persyaratan yang dibutuhkan untuk proses naturalisasi, salah satunya kartu izin tinggal tetap (KITAP).

“Semoga saja akan bisa segera rampung. Semua persyaratan sudah kami ajukan, dan kini tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah saja. Dan saya memang yang langsung membantu menangani proses naturalisasi Dutra,” kata dia.

Jika proses naturalisasi pemain yang biasa bermain sebagai stopper tersebut rampung dalam waktu dekat, besar kemungkinan Bhayangkara FC akan mencari tambahan pemain asing lagi untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2017.

“Ia juga sudah bilang kepada saya, tentang alasannya ingin menjadi WNI. Karena dia senang dan betah tinggal di sini, begitu juga keluarganya. Dia juga menyatakan, akan mematuhi setiap aturan yang ada di Indonesia,” ujar Sumardji.

Proses naturalisasi Dutra sebagai WNI, diakui oleh Sumardji sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Pemain berusia 33 tahun ini memang mengaku sudah kerasan tinggal di Surabaya yang sudah dijalaninya dalam beberapa tahun, terkecuali pada musim 2012-2013 saat dirinya memperkuat Persipura.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X