Kompas.com - 17/03/2017, 07:05 WIB
Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi menggelar apel pasukan komando gabungan dalam rangka operasi pengamanan VVIP kunjungan kenegaraan raja Arab Saudi, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/2/2017). KOMPAS.com/Kristian ErdiantoPanglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi menggelar apel pasukan komando gabungan dalam rangka operasi pengamanan VVIP kunjungan kenegaraan raja Arab Saudi, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/2/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan pesepak bola ternama dunia atau disebut marquee player dapat memotivasi anak-anak muda untuk menjadi seorang pesepak bola.

"Ini bagus karena pemain bola di Indonesia masih kurang," ujar Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi di Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Marquee player, lanjut Edy, bisa meningkatkan antusiasme penonton menyaksikan Liga 1 yang dimulai 15 April 2017, baik di stadion maupun siaran televisi.

Dalam beberapa kesempatan, Edy Rahmayadi memang mengungkapkan sedikitnya pemain sepak bola di Indonesia. Dia pernah berkata, jumlah pemain sepak bola Tanah Air hanya 67.000 orang dari 250 juta penduduk Indonesia.

"Malaysia saja punya sekitar 585 ribu pesepak bola dari sekitar 24,4 juta penduduknya. Di Thailand ada 1,3 juta dari 64 juta penduduk. Kalau di Eropa, misalnya Spanyol, mereka memiliki 4,1 juta pemain sepak bola dari 46,8 juta penduduk," kata dia kala memberikan wejangan kepada pengurus PSSI periode 2016-2020 yang baru dilantik pada Januari 2017.  

Adapun marquee player adalah pesepak bola asing yang dianggap berkelas dunia. Menurut peraturan PSSI di Liga 1, pemain itu harus berumur di bawah 35 tahun dan pernah bermain setidaknya di Piala Dunia, dan bisa berasal dari negara mana saja. 

Salah satu marquee player yang sudah mengonfirmasi kepastian bermain di Liga 1 adalah Michael Essien yang dikontrak Persib Bandung.

Jika memiliki marquee player di tim, sebuah klub bisa memiliki empat pemain asing, di luar aturan dua plus satu. Dua plus satu yaitu setiap klub hanya boleh mengontrak maksimal tiga pemain asing, di mana dua merupakan pemain non-Asia dan satu pemain Asia.

"Namun, tidak wajib bagi klub untuk memiliki marquee player di tim," kata Edy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.