Aturan Liga 1 Perbolehkan Klub Rekrut "Marquee Player"

Kompas.com - 16/03/2017, 20:37 WIB
Mantan pemain klub Inggris Chelsea Michael Kojo Essien hadir bergabung di acara Peringatan ke 84 Tim Persib Bandung di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/3/2017). KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOMantan pemain klub Inggris Chelsea Michael Kojo Essien hadir bergabung di acara Peringatan ke 84 Tim Persib Bandung di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/3/2017).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, menjelaskan regulasi Liga 1 yang akan dimulai pada 15 April 2017. Klub peserta nantinya diperbolehkan membeli pemain bintang berharga mahal alias marquee player. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi dalam pertemuan dengan perwakilan 18 klub peserta Liga 1 di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Makostrad), Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Edy menjelaskan bahwa setiap klub hanya boleh mengontrak maksimal tiga pemain asing yang komposisinya adlaah dua merupakan pemain non-Asia dan satu pemain Asia.

Klub bisa memiliki empat pemain asing kalau bisa mendatangkan pesepak bola ternama atau disebut marquee player.

Syarat marquee player yang ditetapkan PSSI adalah umur pemain harus di bawah 35 tahun, pernah bermain di Piala Dunia, dan bisa berasal dari negara mana saja.

Salah satu marquee player yang sudah mengonfirmasi kepastian bermain di Liga 1 adalah Michael Essien, gelandang baru Persib Bandung.

Kemudian, setiap klub diharuskan mengontrak sedikitnya lima pemain dengan umur di bawah 23 tahun (U-23). Sedikitnya tiga dari mereka wajib dimainkan pada setiap laga.

"Aturan tentang ini sama seperti Piala Presiden 2017," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono seperti dilansir dari Antaranews.

Jika benar demikian, para pemain U-23 itu wajib dimainkan dengan durasi total minimal 45 menit.

Terakhir, aturan yang akan diterapkan adalah pembatasan usia pemain. Satu tim mesti memiliki maksimal dua orang pemain dengan usia di atas 35 tahun.

Perihal permasalahan sponsor dan lain-lain yang bersifat teknis, masih akan diputuskan kemudian.

"Kami akan membicarakan lagi dengan klub," kata Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Berlinton Siahaan.



Sumber ANTARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X