Optimisme Direktur Baru Kembalikan Persija sebagai Klub Papan Atas

Kompas.com - 16/03/2017, 06:04 WIB
Direktur anyar Persija, Gede Widiade (tengah) bersama pelatih Stefano Cugura (kiri), Presiden klub Ferry Paulus (dua dari kanan), kiper Andritany Ardhiyasa (kanan), dan Bambang Pamungkas pada jumpa pers di Mall Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017). JUARA.net/Segaf AbdullahDirektur anyar Persija, Gede Widiade (tengah) bersama pelatih Stefano Cugura (kiri), Presiden klub Ferry Paulus (dua dari kanan), kiper Andritany Ardhiyasa (kanan), dan Bambang Pamungkas pada jumpa pers di Mall Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.comGede Widiade mendapat tantangan yang ada di depan mata untuk mengembalikan kejayaan Persija Jakarta. Sebab, klub berjulukan Macan Kemayoran ini sedang mengalami masalaha finansial.

Gede sudah diperkenalkan sebagai Direktur Utama PT Persija Jaya Jakarta pada Selasa (14/3/2017). Dia langsung dihadapkan pada persoalan.

Sebab, neraca keuangan Persija pada masa pengelolaan manajemen sebelumnya cukup memprihatinkan. Klub masih mempunyai tunggakan sekitar Rp 90 miliar.

“Saya dan Pak Ferry (Paulus, presiden klub) sudah komitmen untuk membangun Persija lebih baik dan kembali berjaya. Untuk tunggakan Rp 90 miliar akan kami coba selesaikan secara perlahan, yang tidak sampai mengganggu stabilitas tim dalam mengarungi kompetisi,” ujar Gede saat dihubungi, Rabu (15/3/2017).

“Dengan tunggakan itu dan keinginan membuat tim lebih kuat, kami sekarang seperti di titik nol. Kami akan mulai membangun tim dari awal, dan pastinya mencoba melunasi semua tunggakan itu,” kata dia.

Meski menjabat sebagai Direktur Utama PT Persija Jaya Jakarta, saham mayoritas Persija memang masih dipegang oleh Ferry. Sementara itu Gede, yang meski sudah melepaskan jabatan sebagai CEO Bhayangkara Surabaya United, rupanya masih memiliki saham beberapa persen di klub tersebut.

Hanya saja dalam waktu dekat, ia sudah mengutarakan bakal segera melepas sahamnya di klub yang kini bernama Bhayangkara FC tersebut, lantaran saham mayoritasnya telah diambil alih oleh Kepolisian RI.

“Secepatnya akan saya lakukan, karena sesuai dengan surat keputusan yang telah berakhir Desember 2016 kemarin. Selain itu, saya tentu ingin fokus dalam mengembangkan dan membangun Persija menjadi tim besar yang disegani,” ucap Gede.

Ia optimistis bakal bisa melakukannya dan berjanji akan kerja keras dalam mewujudkan hal itu. Menurutnya, prospek cerah sudah menunggu Persija pada era manajemen anyar yang baru diperkenalkan.

“Ini beberapa sponshorship sudah mulai berminat menjalin kerja sama dengan kami, sehingga kami optimistis itu akan dapat diwujudkan,” tutur dia.

Bersama dengan manajemen Persija yang baru, Gede mematok target kepada skuad tim Macan Kemayoran di bawah asuhan Stefano Cugurra, minimal bisa finish di posisi lima besar dalam klasemen akhir kompetisi Liga 1 2017.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X