Kompas.com - 16/03/2017, 05:51 WIB
Gelandang Leicester City asal Nigeria, Wilfred Ndidi (tengah), bek Leicester City kelahiran Jamaika, Wes Morgan (kanan) dan kiper Leicester City asal Denmark, Kasper Schmeichel (kiri), melakukan selebrasi karena keberhasilan timnya lolos ke perempat final Liga Champions usai menang 2-0 atas Sevilla pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion King Power, Selasa (14/3/2017). OLI SCARFF/AFPGelandang Leicester City asal Nigeria, Wilfred Ndidi (tengah), bek Leicester City kelahiran Jamaika, Wes Morgan (kanan) dan kiper Leicester City asal Denmark, Kasper Schmeichel (kiri), melakukan selebrasi karena keberhasilan timnya lolos ke perempat final Liga Champions usai menang 2-0 atas Sevilla pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion King Power, Selasa (14/3/2017).
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Kejutan kembali terjadi di Liga Champions. Kali ini, AS Monaco tampil mengejutkan dengan menyisihkan wakil Inggris, Manchester City, pada babak 16 besar Liga Champions, Rabu (15/3/2017) atau Kamis dini hari WIB.

Klub asal Perancis itu menang 3-1 atas Manchester City. Meski skor agregat sama kuat 6-6, The Citizens - julukan Manchester City - kalah dalam hal agresivitas gol tandang karena Monaco "cuma" kalah 3-5 di Stadion Etihad, Februari lalu.

Dengan kegagalan Manchester City, harapan Inggris di Liga Champions kini tinggal bertumpu pada Leicester City, klub yang saat ini berada di posisi ke-15 klasemen sementara Premier League.

Akan tetapi, bukan hal aneh melihat Premier League cuma punya satu wakil di perempat final Liga Champions. Pada musim lalu pun demikian, ketika Manchester City menjadi satu-satunya wakil di perempat final.

Selain itu, jika dihitung dalam lima musim terakhir, Inggris pernah dua kali tidak menempatkan wakilnya di perempat final Liga Champions. Hal itu terjadi pada 2012-2013 dan 2014-2015.

Kali terakhir wakil Premier League mendominasi di Liga Champions terjadi satu dekade lalu. Pada 2007-2008 dan 2008-2009, ada empat wakil Inggris di perempat final dan tiga di antaranya melaju ke semifinal!

"Cuma" tiga yang ke semifinal itu tak lepas dari pertemuan sesama wakil Inggris di perempat final. Bisa jadi, jika tidak saling bertemu, ada All English Semifinal di Liga Champions.

Kembali ke musim ini, Leicester yang menjadi tumpuan Inggris bisa menengok pada kesuksesan Chelsea musim 2011-2012. Ketika itu, The Blues - julukan Chelsea - menjadi satu-satunya wakil Inggris di perempat final tetapi terus melaju dan akhirnya juara. 

Catatan Chelsea musim itu pun sama seperti Leicester musim ini, terseok-seok dalam persaingan juara Premier League. Mampukah, Leicester? 

Wakil Inggris di perempat final Liga Champions dalam 10 musim terakhir: 

2016-2017 Leicester City
2015-2016 Manchester City
2014-2015 Nihil
2013-2014 Manchester United, Chelsea
2012-2013 Nihil
2011-2012 Chelsea
2010-2011 Tottenham Hotspur, Chelsea, Manchester United
2009-2010 Arsenal, Manchester United
2008-2009 Arsenal, Manchester United, Liverpool, Chelsea
2007-2008 Arsenal, Liverpool, Manchester United, Chelsea

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.