Kompas.com - 07/03/2017, 18:03 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-22 Luis Milla saat melakukan seleksi pemain di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemain mengikuti seleksi pertama Timnas U-22 proyeksi SEA Games 2017. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPelatih Timnas Indonesia U-22 Luis Milla saat melakukan seleksi pemain di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemain mengikuti seleksi pertama Timnas U-22 proyeksi SEA Games 2017.
|
EditorAloysius Gonsaga AE


TANGERANG, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-22, Luis Milla, mengakui minimnya stok penyerang lokal. Namun, dia berharap empat penyerang yang mengikuti seleksi sesuai harapannya.

Pernyataan tersebut dikemukakan pelatih asal Spanyol ini terkait keputusannya hanya memanggil empat penyerang dalam tiga tahap seleksi. Seleksi tahap ketiga mulai digelar sejak Selasa (7/3/2017) hingga Kamis (9/3/2017). 

Keempat penyerang yang dipanggil adalah Marinus Manewar, Dimas Drajad, Dendy Sulistawan, dan Ahmad Nur Hadianto. Nama terakhir selalu dipanggil Milla dalam setiap seleksi.

"Betul masalah ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di semua negara juga terjadi. Pemain asing biasanya menempati posisi striker dan defender," kata Luis Milla dalam jumpa pers di Hotel Yasmin, Karawaci, Selasa (7/3/2017).

Minimnya jam terbang penyerang lokal merupakan masalah yang belum terselesaikan dalam sepak bola Indonesia. Striker-striker lokal harus tersisih dengan hadirnya penyerang impor. Contohnya saat turnamen TSC 2016, pencetak gol terbanyak menjadi milik Alberto Goncalves yang mengoleksi 25 gol.

Bahkan penyerang muda tidak masuk dalam daftar 10 pencetak gol terbanyak TSC. Hanya ada nama Cristian Gonzales (15 gol) dan Sergio van Dijk (12 gol) yang tergolong penyerang gaek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemain kita akhirnya kekurangan jam terbang dan kurang percaya diri," tutur Milla.

Milla berharap, empat penyerang yang mengikuti seleksi bisa tampil lebih baik saat membela tim nasional.

Meskipun demikian, Milla mengakui dirinya menganut filosofi sepak bola menyerang yang akan ditempuh dengan cara apapun. Pelatih yang pernah memperkuat Barcelona dan Real Madrid tersebut akan mengandalkan serangan lewat penyerang murni.

Seandainya penyerang murni mentok, Milla sudah memiliki skema untuk melancarkan dengan memaksimalkan sektor sayap.

"Namun tidak menutup kemungkinan, gelandang serang yang melancarkan tekanan. Jadi, tim saya adalah tim yang ofensif," tegasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah El Clasico, Duel Akbar antara Barcelona Melawan Real Madrid

Sejarah El Clasico, Duel Akbar antara Barcelona Melawan Real Madrid

Sports
Hasil Liga 1: Bhayangkara FC Libas 10 Pemain Bali United 2-1

Hasil Liga 1: Bhayangkara FC Libas 10 Pemain Bali United 2-1

Liga Indonesia
Hasil Bundesliga: Lewandowski Cetak Gol 'Ajaib', Bayern Bantai Hoffenheim 4-0

Hasil Bundesliga: Lewandowski Cetak Gol "Ajaib", Bayern Bantai Hoffenheim 4-0

Bundesliga
HUT Ke-70, Perbasi Akan Luncurkan Logo Baru

HUT Ke-70, Perbasi Akan Luncurkan Logo Baru

Sports
HT Bali United Vs Bhayangkara FC, Gol Penalti Anderson Dibalas Spaso

HT Bali United Vs Bhayangkara FC, Gol Penalti Anderson Dibalas Spaso

Liga Indonesia
Perbasi Berencana Gelar Kompetisi di 80 Kota Mulai Musim 2022

Perbasi Berencana Gelar Kompetisi di 80 Kota Mulai Musim 2022

Sports
Siapa Butuh Striker? Bek Tajam Bantu Chelsea Puncaki Liga Inggris

Siapa Butuh Striker? Bek Tajam Bantu Chelsea Puncaki Liga Inggris

Liga Inggris
Gagal ke Final Denmark Open 2021, Praveen/Melati Kurang Hoki

Gagal ke Final Denmark Open 2021, Praveen/Melati Kurang Hoki

Badminton
Jabar dan Banten Juara Umum Bersama Potradnas 2021

Jabar dan Banten Juara Umum Bersama Potradnas 2021

Liga Indonesia
Hasil Chelsea Vs Norwich - Tampil Mendominasi, The Blues Pesta Gol 7-0

Hasil Chelsea Vs Norwich - Tampil Mendominasi, The Blues Pesta Gol 7-0

Sports
Hasil Persiraja Vs Arema FC: Tuah Carlos Fortes Berlanjut, Singo Edan Menang 2-0

Hasil Persiraja Vs Arema FC: Tuah Carlos Fortes Berlanjut, Singo Edan Menang 2-0

Liga Indonesia
Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Quartararo Sial, Bagnaia Pole!

Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Quartararo Sial, Bagnaia Pole!

Motogp
Hasil Denmark Open 2021: Praveen/Melati Terhenti, Asa Indonesia Tertumpu pada Tommy

Hasil Denmark Open 2021: Praveen/Melati Terhenti, Asa Indonesia Tertumpu pada Tommy

Badminton
Soal Aturan Batas Usia Pebalap, Rossi dan Marquez Punya Pendapat Senada

Soal Aturan Batas Usia Pebalap, Rossi dan Marquez Punya Pendapat Senada

Motogp
Hasil FP4 MotoGP Emilia Romagna: Banyak Pebalap Tergelincir, Lecuona Tercepat

Hasil FP4 MotoGP Emilia Romagna: Banyak Pebalap Tergelincir, Lecuona Tercepat

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.