Cetak 3 Gol Saat Seleksi, Hardianto Mengaku Klop dengan Taktik Milla

Kompas.com - 02/03/2017, 15:54 WIB
Aksi Striker seleksi Indonesia U-22 asal Persela Lamongan, Ahmad Nur Hardianto (kanan), pada sesi seleksi tahap pertama di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (23/2/2017) pagi WIB. HERKA YANIS PANGARIBOWO/JUARAAksi Striker seleksi Indonesia U-22 asal Persela Lamongan, Ahmad Nur Hardianto (kanan), pada sesi seleksi tahap pertama di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (23/2/2017) pagi WIB.
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com - Striker seleksi tim nasional (timnas) Indonesia U-22, Ahmad Nur Hardianto, mengaku klop dengan taktik yang diterapkan pelatih Luis Milla.

Hardianto menjadi satu-satunya striker yang dipanggil untuk dua tahap seleksi. Kepercayaan Milla dibayar lunas oleh penggemar Diego Costa itu.

Pada sesi latihan tanding yang berlangsung di Lapangan Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Kamis (2/3/2017), Hardianto tampil tajam.

Pemain berusia 21 tahun itu mencetak dua gol sehingga timnya menang 2-0 dalam laga 2x40 menit. Mencakup sesi latihan tanding pada seleksi pertama, dia sudah mengoleksi tiga lesakan.

"Tidak lepas dari rekan-rekan saya yang memberikan dukungan penuh," kata Hardianto perihal faktor di balik performanya.

Selain bantuan pemain lain, striker Persela Lamongan itu menunjuk taktik Milla sebagai pendongkrak performanya. Dia didaulat sebagai penyerang tengah dalam formasi 4-3-3.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau di Persela, kami memainkan 4-4-2. Beda dengan timnas yang menerapkan 4-3-3. Saya sendiri merasa lebih nyaman dengan tiga penyerang," ucap Hardianto.

Hanya saja, tim pelatih tidak memberikan garansi kepada Hardianto untuk masuk skuad final pada SEA Games 2017.

Susunan 25 pemain baru ditentukan setelah seleksi ketiga yang berlangsung dari Selasa (7/3/2017) sampai Kamis (9/3/2017).

"Tidak peduli siapa yang mencetak gol, Hardianto atau pemain lain. Kami tetap melihat aspek lainnya untuk penilaian," kata Eduardo Perez sebagai asisten pelatih.

Ditambahkan Eduardo, evaluasi terhadap performa pemain bakal dilakukan melalui video rekaman selama proses seleksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.