Kompas.com - 25/02/2017, 20:37 WIB
Salah satu ekspresi pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti, dalam pertandingan Bundesliga 1 melawan Hertha Berlin, pada 18 Februari 2017.  ROBERT MICHAEL / AFPSalah satu ekspresi pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti, dalam pertandingan Bundesliga 1 melawan Hertha Berlin, pada 18 Februari 2017.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti, berbicara tentang pemecatan Claudio Ranieri, yang merupakan kompatriotnya dari Italia. Dia mengaku sangat terkejut tetapi bisa memahami dan sepakat dengan pernyataan manajer Manchester United, Jose Mourinho.

Leicester City mengambil keputusan yang sangat mengejutkan karena memecat Ranieri. Padahal, musim lalu Ranieri menorehkan tinta emas dalam sejarah klub karena membawa Leicester untuk pertama kalinya meraih gelar Premier League.

Beberapa saat setelah pemecatan, Mourinho angkat bicara dengan mengatakan bahwa hal itu adalah risiko sebagai seorang pelatih. Ancelotti pun mengaku sepakat dengan pernyataan Mourinho, meskipun dia dulu tidak setuju dengan bos Manchester United tersebut.

"Saya sepenuhnya sepakat dengan Jose," ujar Ancelotti, yang merupakan mantan bos AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain dan Real Madrid.

"Dulu saya tidak setuju dengan Jose, tetapi untuk kasus ini saya sepakat. Apa yang bisa saya katakan? Semua orang terkejut soal ini tetapi pemecatan adalah bagian dari pekerjaan. Saya sudah dipecat beberapa kali, di Chelsea dan Real Madrid."

MIGUEL RIOPA/AFP Claudio Ranieri menjalani jumpa pers menjelang partai antara Porto dan Leicester City pada fase grup Liga Champions, 6 Desember 2016.

Ancelotti, yang akan merayakan laga ke-1.000 dalam kariernya sebagai manajer ketika Bayern melawan Hamburg dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (25/2/2017), menambahkan bahwa Leicester harus berterima kasih kepada Ranieri. Sebab, kinerjanya musim lalu menghadirkan sejarah besar bagi klub.

"Leicester harus berterima kasih atas apa yang sudah diperbuat. Dia membuat sejarah. Apa yang dikerjakannya di sana akan membantu dia menemukan klub baru dan mendapatkan emosi yang lain - mungkin dipecat lagi," ungkap Ancelotti.

"Kami tahu ini adalah bagian dari pekerjaan kami sebagai pelatih. Ketika klub mengalami masalah, mereka tidak bisa memecat 20 pemain. Dalam sepak bola, para pemain mendapat kredit ketika semuanya bagus tetapi ketika ada hal buruk, satu-satunya yang bersalah adalah manajer."

"Namun kami menyadari hal ini dan kami dibayar untuk ini."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailystar
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingat, Tak Bisa Sembarang Pakai Logo MotoGP di Mandalika karena...

Ingat, Tak Bisa Sembarang Pakai Logo MotoGP di Mandalika karena...

Motogp
Piala Asia Wanita, Zahra dkk Antusias Tatap Duel Kontra Penyerang Chelsea

Piala Asia Wanita, Zahra dkk Antusias Tatap Duel Kontra Penyerang Chelsea

Liga Indonesia
Coppa Italia: Sejarah dan Daftar Juara

Coppa Italia: Sejarah dan Daftar Juara

Sports
Hasil Drawing Piala AFC 2022, Bali United dan PSM Segrup dengan Klub Malaysia

Hasil Drawing Piala AFC 2022, Bali United dan PSM Segrup dengan Klub Malaysia

Liga Indonesia
Haruna Soemitro: Saya Menyampaikan Aspirasi, kemudian Di-bully...

Haruna Soemitro: Saya Menyampaikan Aspirasi, kemudian Di-bully...

Liga Indonesia
Deportasi Bukan Akhir, Djokovic Bisa Mentas di Australia Open Selanjutnya

Deportasi Bukan Akhir, Djokovic Bisa Mentas di Australia Open Selanjutnya

Sports
Link Live Streaming Bali United Vs Persita, Kick-off 18.15 WIB

Link Live Streaming Bali United Vs Persita, Kick-off 18.15 WIB

Liga Indonesia
AC Milan Vs Spezia, San Siro 'Bersalah' atas Cederanya Tomori?

AC Milan Vs Spezia, San Siro "Bersalah" atas Cederanya Tomori?

Liga Italia
PSIS Vs Arema FC, 7 Fakta dalam Laga Pertaruhan Puncak Singo Edan

PSIS Vs Arema FC, 7 Fakta dalam Laga Pertaruhan Puncak Singo Edan

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib, Tekad Pesut Etam Perpanjang Derita Maung Bandung

Borneo FC Vs Persib, Tekad Pesut Etam Perpanjang Derita Maung Bandung

Liga Indonesia
Piala Asia Wanita 2022, Hak Bertanding Vietnam Terancam Dicabut

Piala Asia Wanita 2022, Hak Bertanding Vietnam Terancam Dicabut

Liga Indonesia
Update Pembebasan Sanksi WADA: Bendera Merah Putih Akan Segera Berkibar Lagi

Update Pembebasan Sanksi WADA: Bendera Merah Putih Akan Segera Berkibar Lagi

Sports
Sudah Berlatih, Marquez Bakal Ikut Tes Pramusim MotoGP di Mandalika?

Sudah Berlatih, Marquez Bakal Ikut Tes Pramusim MotoGP di Mandalika?

Motogp
8 Fakta Menarik Jelang Laga Bali United Vs Persita Tangerang

8 Fakta Menarik Jelang Laga Bali United Vs Persita Tangerang

Liga Indonesia
Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Sebut Pemainnya Jelek

Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Sebut Pemainnya Jelek

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.