24 Pelatih Timba Ilmu dari Luis Milla

Kompas.com - 25/02/2017, 09:04 WIB
Suasana seleksi timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemian sepak bola mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSuasana seleksi timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemian sepak bola mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017.
EditorJalu Wisnu Wirajati

DEPOK, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla Aspas (50), menjadi mentor bagi para pelatih yang tengah mengikuti kursus kepelatihan C AFC.

Luis Milla memberikan materi dan berbagi ilmu kepelatihan kepada 24 pelatih yang mengikuti kursus di National Youth Training Centre (NYTC) Sawangan, Depok, Jumat (24/2/2017).

Dalam pemaparannya, Milla menjelaskan bagaimana idealnya pelatih memulai karier. Menurut entrenador asal Spanyol itu, merintis karier sebagai pelatih lebih baik dimulai dari sepak bola level akar rumput.

Selain itu, Milla juga membeberkan bagaimana Spanyol belum mempunyai gaya main tersendiri saat awal kedatangan pelopor tiki-taka, Johan Cruyff, ke Barcelona pada 1988.

"Enam tahun bermain di Barcelona, saya beruntung karena dilatih Cruyff. Saya diajarkan tentang nilai serta filosofi yang dia ajarkan," ucap Milla.

"Ketika memimpin latihan, dia memberi instruksi langsung kepada pemain secara pribadi. Bisa dilihat kini Barcelona bermain indah," tutur dia.

Milla menambahkan, hal itu pula yang diajakarkan Cruyff kepada Luis Enrique dan para mantan pelatih Barcelona, antara lain Pep Guardiola dan Frank Rijkaard.

Kehadiran Milla kian menggairahkan para kandidat peraih lisensi C AFC. Mereka senang bisa menimba ilmu langsung dari mantan pelatih timnas yunior Spanyol.

"Wawasan kami semakin terbuka. Baru kali ini pelatih kepala timnas Indonesia memberikan materi dan ilmu tentang kepelatihan," ucap eks anggota timnas Primavera yang merupakan salah satu pelatih peserta kursus, Gusnedi Adang.

Adapun kursus berlangsung selama dua pekan, yakni pada rentang 20 Februari-4 Maret 2017, dan dipimpin oleh instruktur AFC di Indonesia, Emral Abus. (Segaf Abdullah) 

Berikut nama-nama 24 pelatih yang mengambil lisensi C AFC:

  1. Joice Sorongan, Banten, Mitra Kukar
  2. Dedi Umar Putra, Sumatera Barat, PPLP Sumbar
  3. Lulut Kistono, Jawa Timur, Persbuol Buol
  4. Akira Leonard Soputan, Banten, Persita
  5. Aziz, Kalimantan Timur, Persiba U-21
  6. Gendut Dony Christiawan, Banten, Persita
  7. Muhammad Arifin, Jawa Timur, PSBI Blitar
  8. Masdra Nurriza, Jawa Timur, Barito Putera
  9. Hariyanto Prasetyo Adi Utomo, Jawa Tengah, Kabomania
  10. Meika Suwasdika, DKI Jakarta, PPLM Nasional
  11. Supriyono, Jawa Barat
  12. Meiyadi Rakasiwi, Jawa Barat, Persikad Depok
  13. Bagus Prabowo, Kalimantan Timur, PSPU Bontang
  14. Ilham Romadhona, Kalimantan Selatan, Barito Putera
  15. Nuzul Kifli, Jawa Timur, ASIFA
  16. Djuni Herwanto, DKI Jakarta, Kabomania
  17. Washiyatul Akmal, DKI Jakarta, Villa 2000
  18. Asep Ardiansyah, Jawa Barat, Persita Tangerang
  19. AA Ketut Bramasta, Bali, Perseden Denpasar
  20. Ungky Prasetyo, Papua, Yahukimo FC
  21. Yadi Mulyadi, Jawa Barat, Persib U-21
  22. Nanang Kushardyanto, Jawa Timur, Persipur Purwodadi
  23. Rastyo, DKI Jakarta
  24. Thomy Thomas Zonggonao, Papua, Persipani Paniai



Sumber JUARA

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X