Kompas.com - 24/02/2017, 19:07 WIB
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman bersama Sergio van Dijk usai pertandingan kontra Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/2/2017) malam. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniPelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman bersama Sergio van Dijk usai pertandingan kontra Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/2/2017) malam. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
|
EditorAloysius Gonsaga AE

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman punya pandangan lebih soal laga babak delapan besar Piala Presiden kontra Mitra Kukar yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (25/2/2015).

Tak hanya sebagai laga penentu, dia menilai pertandingan itu sebagai ujian mental bagi anak asuhnya untuk mengikis tren minor saat Persib berlaga di luar kandang.

"Saya sampaikan kepada pemain, kami datang ke sini bermain di tempat netral, anggap saja ini pertandingan away. Kami punya catatan buruk ketika bermain away. Pada TSC lalu, hampir 8 kali kalah ketika bertanding di luar Bandung," ujar Djanur, sapaan akrabnya, dalam sesi jumpa pers, Jumat (24/2/2017).

"Di sini (Solo) sebagai trial akan menjadi ujian, apakah mental pemain mengalami peningkatan, atau masih sama kaya kemarin," tambahnya.

Catatan sempurna selama fase grup mengantarkan Persib melaju mulus ke babak delapan besar. Namun, hal itu tak luput dari evaluasi sang pelatih.

Djanur mengatakan, secara produktivitas Persib sangat menurun dari turnamen serupa tahun 2015 lalu di mana Persib mampu melesakan 10 gol tanpa kebobolan.

"Kami sempurna pada fase grup, sama kaya Piala Presiden 2015 tapi produktivitas kalah dari yang lalu," ujarnya.

Djanur menuturkan, tren positif saat fase grup tak menjamin timnya bakal lolos dengan mudah. Persib, kata Djanur, harus mengeluarkan upaya ekstra untuk mengamankan posisi di semifinal.

"Kalau pun kami ingin lolos, tentunya kami harus berjuang dan kerja keras. Ada beberapa pemain ada yang diwaspadai. Memang di situ ada Bayu Pradana, Yogi Rahardian pemain tersebut cukup menonjol. Tapi, kami mewaspadai secara tim," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Watford Pecat Claudio Ranieri dari Kursi Kepelatihan

Watford Pecat Claudio Ranieri dari Kursi Kepelatihan

Liga Inggris
PLN Mobile Proliga 2022: Hasil dan Klasemen

PLN Mobile Proliga 2022: Hasil dan Klasemen

Sports
Chafidz Yusuf Pamit dari PBSI, Greysia Polii dkk Kirim Pesan Menyentuh

Chafidz Yusuf Pamit dari PBSI, Greysia Polii dkk Kirim Pesan Menyentuh

Badminton
Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Lalui Peninggalan Bersejarah Dunia

Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Lalui Peninggalan Bersejarah Dunia

Sports
Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

Sports
Juventus Mencapai Kesepakatan dengan Dusan Vlahovic, tetapi Fiorentina Jual Mahal

Juventus Mencapai Kesepakatan dengan Dusan Vlahovic, tetapi Fiorentina Jual Mahal

Liga Italia
Hasil Piala Asia Wanita 2022: Timnas Indonesia Kalah  0-4 dari Thailand

Hasil Piala Asia Wanita 2022: Timnas Indonesia Kalah 0-4 dari Thailand

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Kanyanat Chetthabutr Hattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-4

Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Kanyanat Chetthabutr Hattrick, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-4

Liga Indonesia
Asa Liga Bola Basket Putri, Bersuara Lebih Keras

Asa Liga Bola Basket Putri, Bersuara Lebih Keras

Sports
Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Cedera Kepala Usai Penyelamatan Heroik, Kiper Fani Supriyanto Ditandu Keluar

Timnas Putri Indonesia Vs Thailand: Cedera Kepala Usai Penyelamatan Heroik, Kiper Fani Supriyanto Ditandu Keluar

Liga Indonesia
4 Sekolah Berpartisipasi di Kompetisi Bola Basket Putri GoBasket x GMC

4 Sekolah Berpartisipasi di Kompetisi Bola Basket Putri GoBasket x GMC

Sports
Babak Pertama Timnas Indonesia Vs Thailand, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Babak Pertama Timnas Indonesia Vs Thailand, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.