Dua Pemain Persela Mengaku Banyak Belajar Saat Seleksi Timnas U-22

Kompas.com - 21/02/2017, 22:29 WIB
Pelatih Persela Lamongan Herry Kiswanto bersama striker Persela Saddil Ramdani saat memberikan keterangan kepada wartawan usai laga Persela kontra Persiba Balikpapan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (6/2/2017) sore. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniPelatih Persela Lamongan Herry Kiswanto bersama striker Persela Saddil Ramdani saat memberikan keterangan kepada wartawan usai laga Persela kontra Persiba Balikpapan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (6/2/2017) sore. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
|
EditorAloysius Gonsaga AE

LAMONGAN, KOMPAS.com – Dua pemain Persela Lamongan, Saddil Ramdani dan Ahmad Nur Hardianto, sedang mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017. Mereka akan bersaing dengan 23 pemain lain.

Keduanya mengaku banyak belajar dalam agenda yang sudah dimulai sejak Selasa (21/2/2017) pagi di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Tangerang. Seleksi ini langsung di bawah arahan pelatih kepala Luis Milla.

“Hari ini cuma latihan pagi saja. Alhamdulillah saya antusias mengikuti latihan. Semua pemain juga (antusias),” ujar Nur Hardianto seperti dilansir dari halaman resmi klub.

Pemain kelahiran Lamongan ini menerangkan bahwa menu seleksi yang diberikan oleh pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut lebih mengarah kepada peningkatan daya tahan pemain.

“Latihan tadi bagus dan enjoy. Program latihannya passing support dan ball possession. Tapi cukup menguras tenaga. Saya senang bisa banyak belajar. Pelajaran yang sangat berharga bagi saya,” kata dia.

Twitter @PerselaFC Striker Persela Lamongan, Nur Hardianto, saat mencetak gol ke gawang PSM Makassar di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (12/2/2017).

Meski baru pertama kali dipanggil mengikuti seleksi Timnas Indonesia, namun pemain kelahiran 8 Maret 1995 tersebut optimistis bisa bersaing dengan peserta lain, untuk dapat membuktikan kualitasnya di hadapan pelatih skuad Garuda.

Rasa optimistis bisa bersaing dengan peserta lain, juga diungkapkan Saddil, yang sudah merasakan menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF 2016 di Vietnam, di bawah arahan Eduard Tjong.

“Saya siap bersaing secara sehat. Semoga lancar dan saya bisa menjadi bagian Timnas Indonesia. Ini untuk masa depan, dan tentunya membawa nama baik Persela,” tutur Saddil.

Saddil berkeinginan bisa kembali menjadi bagian dari Timnas Indonesia, meskipun harus bersaing secara ketat dengan pemain lainnya di posisi gelandang sayap, yang juga memiliki kemampuan mumpuni.

Di posisi yang di tempati Saddil, jajaran pelatih Timnas juga memanggil beberapa pemain muda potensial dari beberapa klub seperti Gian Zola, Febri Hariyadi, Miftahul Hamdi, Arsyad Yusgiantoro, dan Yabes Roni.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X