Gresik Tampung Peserta Tak Lolos Seleksi Timnas U-19 untuk 3 Ajang Ini

Kompas.com - 16/02/2017, 22:43 WIB
Para peserta seleksi Timnas U-19 berfoto bersama jajaran Askab PSSI Gresik, Kamis (16/2/2017). HamzahPara peserta seleksi Timnas U-19 berfoto bersama jajaran Askab PSSI Gresik, Kamis (16/2/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.com – Askab PSSI Gresik menyiapkan wadah bagi para peserta yang tidak lolos seleksi Timnas U-19. Sebanyak 74 pemain akan dipersiapkan untuk mewakili Gresik pada beberapa event.

Sejumlah 507 peserta ikut seleksi Timnas U-19 dan hanya lima yang lolos mewakili Gresik untuk ikut pada tingkat Provinsi Jawa Timur. Askab PSSI Gresik pun akan memilih 74 pemain, yang nantinya akan dipilah menurut tahun kelahiran.

Mereka bakal lebih dimatangkan untuk mewakili Gresik pada Piala Suratin, Kompetisi Liga 3 (Liga Nusantara), dan juga tim sepak bola Gresik pada ajang Porprov (Pekan Olahraga Provinsi).

“Untuk kelahiran 2000 ke atas, akan kami konsentrasikan kepada persiapan Piala Suratin. Sementara kelahiran 1999, bakal kami berdayakan untuk berlaga di Liga 3 dan Porprov. Tentu dengan catatan, bakal lebih kami matangkan lagi,” ujar Ketua Askab PSSI Gresik Totok Basuki, Kamis (16/2/2017).

Dari hasil pantauan Askab PSSI Gresik dan para pemandu bakat, selain Ababil Syahbela, Alif Nour Maulana, Muhammad Isa Abdullah, Alif Nugroho, serta Dian Ardiansyah, yang dinyatakan lolos seleksi mewakili Gresik untuk Timnas U-19, masih banyak pemain lain dari agenda tersebut yang memiliki talenta.

“Sehingga sayang bila bakat-bakat potensial ini dibiarkan begitu saja. Saya optimistis, dengan pola pembinaan yang benar dan berkelanjutan, mereka akan menjadi pemain bagus pada masa yang akan datang,” kata dia.

Sebelumnya, Askab PSSI Gresik menggelar pencarian bakat dalam agenda yang digelar di lapangan luar Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) selama dua hari (tanggal 15 dan 16 Februari 2017), dalam rangka bersaing menjadi anggota Garuda Muda di bawah asuhan Indra Sjafri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para peserta dinilai kemampuannya oleh mantan pelatih Persegres dan Persibo Bojonegoro Sanusi Rahman, Choirul Anwar (mantan pelatih kiper U-21 Persiba Balikpapan), Gatot Wibisono (asisten pelatih U-21 Persegres), dan Muhammad Nizam (pelatih di akademi sepak bola Petrokimia).

“Dengan pola pembinaan yang tepat dan berjenjang, saya tidak ragu lagi menjagokan salah satu di antara pemain muda ini akan menjadi pemain besar pada masa depan,” ucap Sanusi Rahman.

Terlebih di Gresik sendiri, sudah memiliki klub yang saat ini masih tercatat akan menjalani kompetisi Liga 1 2017, Persegres Gresik United. Sehingga tidak menutup kemungkinan, salah satu di antara mereka bakal menjadi penggawa Persegres di masa yang akan datang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X