Klub Tevez Minta Maaf karena Gagal Lolos ke Liga Champions Asia

Kompas.com - 09/02/2017, 16:51 WIB
Striker asal Argentina, Carlos Tevez (kiri), berpose dengan jersey klub barunya, Shanghai Shenhua, dalam jumpa pers di Shanghai pada 21 Januari 2017. Tevez melakukan jumpa pers pertamanya bersama Shanghai Shenhua dan dia dilaporkan menjadi pemain dengan gaji tertinggi di dunia. STR/AFPStriker asal Argentina, Carlos Tevez (kiri), berpose dengan jersey klub barunya, Shanghai Shenhua, dalam jumpa pers di Shanghai pada 21 Januari 2017. Tevez melakukan jumpa pers pertamanya bersama Shanghai Shenhua dan dia dilaporkan menjadi pemain dengan gaji tertinggi di dunia.
EditorAloysius Gonsaga AE

SHANGHAI, KOMPAS.com - Klub kaya raya China, Shanghai Shenhua FC, tak bisa melanjutkan kiprah mereka di pentas Liga Champions Asia. Mereka disingkirkan oleh klub Australia, Brisbane Roar.

Ini tentu saja hasil yang di luar ekpektasi jika melihat penghuni tim. Sebab, tim besutan Gus Poyet tersebut memiliki segudang pemain top yang pernah malang melintang di Eropa, seperti penyerang asal Argentina Carlos Tevez, pemain asal Nigeria Obafemi Martins.

Shenhua tak berdaya ketika menjamu Brisbane di Shanghai, Rabu (8/2/2017). Pada duel putaran akhir kualifikasi Liga Champions Asia yang berlangsung dalam kondisi dingin itu, Shenhua menyerah 0-2. Ini membuat mereka meminta maaf kepada fans.

"Untuk hasil memalukan ini, kami meminta maaf dengan tulus kepada segenap penggemar yang dengan berani melawan rasa dingin untuk datang ke stadion dan mendukung Shenhua," demikian pernyataan klub pada mikroblog resmi mereka.

"Semua pemain melakukan yang terbaik dan kami menginginkan kemenangan sebagaimana yang Anda inginkan, tetapi terkadang sepak bola dapat menjadi begitu kejam."

Sementara itu, para penggemar Shenhua meluapkan kemarahannya terkait kegagalan tersebut. Mereka mengecam pemborosan tim karena memberikan gaji selangit kepada pemain tetapi tak memberikan dampat sesuai harapan.

"Akan lebih baik menghabiskan banyak uang ini untuk pelatih-pelatih bintang dibanding gaji tahunan pemain-pemain ini," tulis seorang penggemar melalui Sina Weibo.

"Musim bahkan belum dimulai dan kita telah tersingkir dari Liga Champions Asia. Para penonton telah kehilangan harapan."

Shenhua finis di peringkat keempat di Liga Super China musim lalu, tertinggal 16 angka dari tim juara Guangzhou Evergrande.

Nama Shenhua menjadi buah bibir setelah mereka terlibat dalam transfer nan fantastis yang dilakukan sejumlah klub China. Mereka membeli Tevez dari Boca Juniors pada Desember dengan biaya sebesar 84 juta euro sehingga pemain 32 tahun itu menjadi atlet dengan bayaran tertinggi dengan laporan gajinya mencapai 753.000 dollar AS per pekan.

Kedatangan Tevez di Shenhua terjadi tidak lama setelah perekrutan gelandang Brasil, Oscar, dari Chelsea yang dilakukan rival sekota Shanghai SIPG. Oscar datang dengan kesepakatan yang diyakini bernilai 60 juta euro.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X