Kompas.com - 07/02/2017, 21:56 WIB
Pelatih anyar tim nasional Indonesia, Luis Milla. Segaf Abdullah/JUARAPelatih anyar tim nasional Indonesia, Luis Milla.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia U-22 yang akan berlaga di SEA Games 2017 Malaysia direncanakan menjajal kekuatan tim Korea Selatan dan Jepang dalam laga uji coba sekitar Juni 2017.

"Setelah pemusatan latihan di Spanyol, masih perlu ada pematangan kualitas tim. Usulan pelatih Luis Milla adalah negara Asia yang kualitasnya di atas Indonesia," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ade Wellington, seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/2/2017).

Menurut Ade, Korea Selatan sudah mengetahui rencana itu dan akan memastikan kesiapan tim nasional usia mudanya pasca-Piala Dunia U-20 yang diselenggarakan di Negeri Ginseng tersebut. Piala Dunia U-20 itu akan berlangsung pada 20 Mei hingga 11 Juni 2017.

Tim nasional Indonesia U-22 dijadwalkan berangkat ke Spanyol pada Mei 2017 dalam rangka pemusatan latihan selama sebulan. Di sana, PSSI diproyeksikan bertanding menghadapi beberapa tim U-21 milik klub La Liga Spanyol.

Sebelum berangkat ke Negeri Matador, tim nasional terlebih dahulu menjalani pemusatan latihan jangka menengah di Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, mulai Maret 2017.

Seluruh kegiatan tim nasional U-22 akan dipimpin oleh Luis Milla, pelatih asal Spanyol yang baru tiba di Indonesia pada Rabu (8/2/2017) atau terlambat sehari dari yang direncanakan sebelumnya.

Milla datang ke Tanah Air beserta dua asisten pelatih yang nantinya juga akan dibantu asisten dari Indonesia, Bima Sakti.

"Milla langsung bekerja sejak dia tiba. Nantinya dalam waktu sekitar dua bulan setelah dia di Indonesia, tim nasional akan terbentuk," kata Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

PSSI menyatakan, demi menemukan pemain, Milla akan melakukan pemantauan bakat (talent scouting) di Piala Presiden 2017, terutama dalam laga Grup B yang dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan, Malang, serta Grup D yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Dua stadion tersebut dipilih karena dari 40 sampai 50 nama pemain potensial yang sebelumnya sudah diberikan PSSI kepada Luis Milla, mayoritas di antaranya bermain di klub yang berlaga di Grup B dan Grup D.

"Ada tiga klub yang memiliki banyak pemain yang berpotensi tinggi masuk timnas," tutur Ade Wellington. 



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X