Kompas.com - 06/02/2017, 12:47 WIB
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Liverpool telah mengalami awal yang menyedihkan untuk tahun ini. Pasukan Juergen Klopp itu hanya memenangi satu dari 10 pertandingan di semua kompetisi.

Dalam beberapa pekan ini, Klopp harus "menerima kenyataan" Liverpool disingkirkan Wolverhampton setelah kalah 1-2, sedangkan pada Piala Liga, The Reds gugur di tangan Southampton (kalah 0-1).

Terakhir, dalam laga lanjutan Premier League, Jordan Henderson dkk kembali tumbang 0-2 di KCOM Stadium, kandang Hull City, Sabtu (4/2/2017).

Hasil itu membuat Liverpool merosot ke peringkat kelima, tertinggal 13 angka dari pemimpin klasemen, Chelsea.

Terkait hasil mengecewakan itu, Klopp menerima untuk disalahkan dan bertanggung jawab atas kekalahan-kekalahan yang dialami timnya.

"Anda tidak akan percaya berapa kali saya bertanya kepada diri saya sendiri. Ketika kami menang 5-0 atau 6-0, itu tidak masalah. Saya tidak berpikir saya sempurna," ucapnya seperti dikutip dari FourFourTwo.com, Senin (6/2/2017).

"Saya merasa 100 persen bertanggung jawab atas kekalahan, lebih dari saya merasakan kemenangan. Ini sudah seperti biasanya sepanjang hidup saya. Namun, ini bukan berarti saya tidak menderita atau menyesal untuk diri sendiri, untuk mengasihani diri sendiri. Saya tidak seperti itu," ucapnya.

Mantan pelatih Borussia Dortmund ini percaya pada kemampuan para pemainnya dan meyakini Liverpool akan kembali ke jalur kemenangan.

"Ketika bangun, saya hanya akan berorientasi pada solusi. Ada solusi, saya yakin 100 persen. Sekarang, kami harus mengubahnya. Itulah sepak bola," ujarnya.

"Meskipun rasanya benar-benar buruk, ini bukan masalah terbesar di dunia. Banyak tim telah membuat kesalahan dan telah melaluinya. Untuk ini, Anda harus melakukan hal yang benar," tuturnya.

Untuk laga selanjutnya, Klopp ingin melihat respons dari timnya yang akan menghadapi bentrokan sulit melawan Tottenham di Anfield, Sabtu (11/2/2017).

"Sekarang kami harus menunjukkan reaksi," kata pelatih asal Jerman ini.

"Ini semua tentang konsentrasi. Ini semua tentang menjadi benar dalam permainan dan menemukan jawaban setelah kekalahan yang menyakitkan. Tidak hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga para pemain," ucap Klopp.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Arema: Tegar Jawara, Patung Kepala Singa Bermahkota di Kanjuruhan

Ulang Tahun Arema: Tegar Jawara, Patung Kepala Singa Bermahkota di Kanjuruhan

Liga Indonesia
Habis APG, Terbitlah Indonesia Para Badminton International 2022

Habis APG, Terbitlah Indonesia Para Badminton International 2022

Badminton
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Kiper Timnas Mengolah Bola dengan Satu Tangan

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Kiper Timnas Mengolah Bola dengan Satu Tangan

Sports
Final Piala AFF U16: Timnas Indonesia Pantang Terlena Kemenangan Fase Grup

Final Piala AFF U16: Timnas Indonesia Pantang Terlena Kemenangan Fase Grup

Liga Indonesia
Bagaimana Teknik Melakukan Operan Pantul dalam Permainan Bola Basket?

Bagaimana Teknik Melakukan Operan Pantul dalam Permainan Bola Basket?

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Sama, Materi Latihan Kiper Timnas

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Sama, Materi Latihan Kiper Timnas

Sports
Kenapa Fans Man United Ancam Kosongkan Old Trafford?

Kenapa Fans Man United Ancam Kosongkan Old Trafford?

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Begini Latihan Kiper Timnas

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, Begini Latihan Kiper Timnas

Sports
Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam, Bima Sakti Minta Suporter Tertib

Final Piala AFF U16 Indonesia Vs Vietnam, Bima Sakti Minta Suporter Tertib

Liga Indonesia
5 Striker yang Diprediksi Bakal Debut Gemilang di Piala Dunia 2022

5 Striker yang Diprediksi Bakal Debut Gemilang di Piala Dunia 2022

Sports
Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, 95 Hari, Lama Pelatnas Timnas Indonesia

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022, 95 Hari, Lama Pelatnas Timnas Indonesia

Sports
Persib Vs PSIS: Kabar Gembira bagi Maung Bandung, Ciro Alves Siap Tampil sejak Menit Pertama

Persib Vs PSIS: Kabar Gembira bagi Maung Bandung, Ciro Alves Siap Tampil sejak Menit Pertama

Liga Indonesia
Persik Vs Madura United: Tak Dampingi Tim dalam Konpers, Isu Javier Roca Mundur Terus Mencuat

Persik Vs Madura United: Tak Dampingi Tim dalam Konpers, Isu Javier Roca Mundur Terus Mencuat

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16: Cara PSSI Lecut Semangat Pemain Timnas Indonesia

Final Piala AFF U16: Cara PSSI Lecut Semangat Pemain Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Final Piala AFF U16, Permintaan Khusus Bima Sakti ke Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam

Final Piala AFF U16, Permintaan Khusus Bima Sakti ke Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.