Imigrasi Akan Awasi Pemain Asing - Kompas.com

Imigrasi Akan Awasi Pemain Asing

Kompas.com - 03/02/2017, 06:42 WIB
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Pemain baru Persib Bandung Erick Weeks saat menjalani latihan perdananya di Lapangan Lodaya Bandung, Selasa (24/1/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI

JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI) akan melibatkan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mengawasi izin tinggal para pemain asing yang bermain di kompetisi pramusim Piala Presiden 2017.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2017, Iwan Budianto, di Jakarta, Kamis (2/2/2017). Dia mengatakan, PSSI akan menghubungi pihak Imigrasi, setelah pendaftaran nama pesepak bola luar negeri selesai.

"Pendaftaran pemain asing itu ditutup sehari setelah pertandingan (pertama) berakhir di masing-masing daerah. Jadi, paling cepat tanggal 5 atau 6 Februari 2017 kami melakukan rekapitulasi dan setelah itu berkomunikasi dengan Imigrasi," ujar Iwan seperti dilansir dari Antaranews.

Dia melanjutkan, kebijakan ini dilakukan salah satunya karena ada rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

BOPI tidak ingin para pemain asing di Piala Presiden melanggar undang-undang yang berlaku.

PSSI memang membebaskan 20 klub yang berkompetisi di Piala Presiden 2017 untuk memakai jasa pemain asing dengan jumlah tak terbatas, bahkan bisa mencapai 50 persen dari maksimal pemain didaftarkan atau 15 dari 30 nama.

Aturan ini sengaja diperlonggar dari ketentuan Liga 1 - kompetisi sepak bola nasional tertinggi dimulai Maret 2017 - yang mengharuskan tim memiliki hanya tiga pemain asing, dua dari non-Asia dan satu dari Asia. Hal itu dimaksudkan agar klub bisa melakukan seleksi jelang kompetisi resmi. 

"Pemain asing tidak harus dikontrak. Mereka bisa bertanding dengan visa saja, tidak apa-apa," tutur dia.

Adapun pada hari ini, Kamis (2/2), BOPI mengeluarkan surat rekomendasi penyelenggaraan pertandingan sepak bola turnamen pra-musim Piala Presiden 2017 dengan nomor SR.SB.004/BOPI/KU/II-2017 ditandatangani langsung Ketua BOPI, Noor Aman.

Dengan turunnya surat ini, semua masalah administrasi bisa dikatakan tuntas. Surat tersebut bakal menjadi dasar aparat kepolisian untuk mengeluarkan izin keramaian yang selama ini sering menjadi kendala.

Walau sudah ada rekomendasi, BOPI menilai ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhi.

"Kurang daftar pemain asing. Kesepakatannya, akan dipenuhi sambil jalan dalam satu pekan ke depan. Kami akan terus pantau masalah ini," kata Sekjen BOPI, Heru Nugroho.

Menurut Heru, daftar pemain asing yang dimaksud tidak hanya jumlah pemain yang turun di Piala Presiden 2017, tetapi administrasi dokumen kerja termasuk visa kerja harus dilengkapi oleh semua pemain asing yang bakal turun di Piala Presiden 2017. 

Piala Presiden 2017 dimulai pada Sabtu (4/2/2017) ditandai dengan sepak mula di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Beberapa acara kesenian akan mengiringi kegiatan pembukaan tersebut. Turnamen ini akan berakhir pada 12 Maret 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. 

Kompas TV Arema FC Perbanyak Jam Terbang pada Pemain Muda


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorJalu Wisnu Wirajati
SumberANTARA
Komentar
Close Ads X