Kompas.com - 31/01/2017, 06:22 WIB
Manajer Manchester United, Jose Mourinho, saat memimpin pasukannya melawan Stoke City pada 21 Januari 2017.  Lindsey PARNABY / AFPManajer Manchester United, Jose Mourinho, saat memimpin pasukannya melawan Stoke City pada 21 Januari 2017.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Jose Mourinho, memberikan opininya soal fenomena klub Liga Super China yang mengemuka dalam beberapa bulan terakhir.

Carlos Tevez, Oscar, dan Axel Witsel adalah contoh pemain yang telah memutuskan berkarier di Negeri Tirai Bambu. Terbaru, Alexandre Pato juga dikabarkan merapat ke Asia Timur. 

Mereka dilaporkan menerima jumlah gaji yang fantastis sehingga rela meninggalkan karier sepak bolanya di Amerika Selatan dan Eropa.


Sebagai pelatih papan atas dunia, Mourinho pun pernah mendapatkan tawaran melatih di China. Namun, ia dengan tegas menolaknya.

Meski begitu, Mourinho enggan mengkritik para pemain papan atas yang memilih China sebagai pelabuhan kariernya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya telah menolak tawaran besar dari China. Namun, bukan berarti saya mengkritik orang-orang yang hijrah ke sana. Sebab, itu adalah pilihan mereka," kata Mourinho kepada GQ.

"Beberapa manajer lain di Premier League telah melayangkan kritik, tetapi saya bukan kritikus. Pada akhirnya, pemain yang ingin pergi (ke China) adalah pemain yang mungkin tidak ingin Anda pertahankan," ucapnya.

Saat ini, isu yang sedang berkembang adalah soal masa depan Wayne Rooney. Kapten Manchester United itu kabarnya sedang mempertimbangkan opsi berkarier di China.

Salah satu media Inggris, The Sun, pernah melaporkan bahwa Rooney ditawari gaji hingga 1 juta poundsterling per pekan oleh sebuah klub China.


Di Liga Super China sendiri telah terjadi perubahan peraturan soal pemain asing akibat fenomena perekrutan pemain-pemain kelas dunia.

Asosiasi Sepak Bola China (CFA) membolehkan setiap klub untuk mendaftarkan lima pemain asing dalam setiap laga.

Walaupun demikian, hanya tiga pemain asing yang diizinkan bermain di lapangan. Aturan itu mulai diberlakukan pada musim 2017 hingga seterusnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber GQ
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bobotoh Bikin Tuntutan, Pelatih Persib Ingin Jawab dengan Kemenangan

Bobotoh Bikin Tuntutan, Pelatih Persib Ingin Jawab dengan Kemenangan

Liga Indonesia
Klopp Sebut Newcastle Superpower Baru: Uang Tak Bisa Beli Segalanya...

Klopp Sebut Newcastle Superpower Baru: Uang Tak Bisa Beli Segalanya...

Liga Inggris
Borobudur Marathon 2021: Tips Menyeimbangkan Cairan Tubuh Pelari

Borobudur Marathon 2021: Tips Menyeimbangkan Cairan Tubuh Pelari

Sports
Legenda Man United Muak Lihat Messi Menang Ballon d'Or

Legenda Man United Muak Lihat Messi Menang Ballon d'Or

Liga Lain
Persipura Vs Persebaya, Bajul Ijo Tak Terbeban Rekor Pertemuan

Persipura Vs Persebaya, Bajul Ijo Tak Terbeban Rekor Pertemuan

Liga Indonesia
Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persipura Vs Persebaya, Bhayangkara Vs Persib

Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persipura Vs Persebaya, Bhayangkara Vs Persib

Liga Indonesia
Bhayangkara FC Vs Persib, Maung Bandung Waspada Ancaman Kawan Lama

Bhayangkara FC Vs Persib, Maung Bandung Waspada Ancaman Kawan Lama

Liga Indonesia
Masuk Kalender Formula E, Jakarta Jadi Lokasi Terbaru bersama Vancouver dan Seoul

Masuk Kalender Formula E, Jakarta Jadi Lokasi Terbaru bersama Vancouver dan Seoul

Sports
Kata Jonatan Christie Jelang Indonesia Vs Denmark di Semifinal Piala Thomas 2020

Kata Jonatan Christie Jelang Indonesia Vs Denmark di Semifinal Piala Thomas 2020

Badminton
Melaju ke Semifinal Piala Thomas, Langkah Indonesia Diiringi Capaian Gemilang

Melaju ke Semifinal Piala Thomas, Langkah Indonesia Diiringi Capaian Gemilang

Badminton
Jadwal Liga Inggris: Leicester Vs Man United, Liverpool Lawan Tim Papan Bawah

Jadwal Liga Inggris: Leicester Vs Man United, Liverpool Lawan Tim Papan Bawah

Liga Inggris
Jadwal Semifinal Piala Thomas 2020: Indonesia Vs Denmark Pukul 18.00 WIB

Jadwal Semifinal Piala Thomas 2020: Indonesia Vs Denmark Pukul 18.00 WIB

Badminton
Hasil Semifinal Piala Uber 2020: Kalahkan Korsel, Jepang Susul China ke Final

Hasil Semifinal Piala Uber 2020: Kalahkan Korsel, Jepang Susul China ke Final

Badminton
Hasil PSG Vs Angers: Tanpa Neymar-Messi, Les Parisiens Menang 2-1

Hasil PSG Vs Angers: Tanpa Neymar-Messi, Les Parisiens Menang 2-1

Liga Lain
Hasil Piala Thomas: Atasi Perlawanan India, Denmark Susul Indonesia ke Semifinal

Hasil Piala Thomas: Atasi Perlawanan India, Denmark Susul Indonesia ke Semifinal

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.