Murka Balotelli Setelah Dengar Suara Teriakan Kera

Kompas.com - 21/01/2017, 18:54 WIB
Gestur penyerang Nice, Mario Balotelli, dalam partai Ligue 1 lawan Olympique Lyon di Allianz Riviera, Nice, 14 Oktober 2016. VALERY HACHE/AFPGestur penyerang Nice, Mario Balotelli, dalam partai Ligue 1 lawan Olympique Lyon di Allianz Riviera, Nice, 14 Oktober 2016.
|
EditorNugyasa Laksamana

BASTIA, KOMPAS.com - Ejekan rasial yang dilakukan oleh sebagian pendukung SC Bastia membuat Mario Balotelli kesal. Hal itu pun diutarakan dia melalui media sosial Instagram-nya.

Para suporter melemparkan umpatan bernada rasial saat Bastia diimbangi 1-1 oleh Nice, dalam pertandingan Ligue 1, Jumat (20/1/2017).

Balotelli, yang tampil 90 menit dalam laga itu, merasa mendapatkan perlakuan negatif dari para suporter. Dia menyebut para suporter menirukan suara kera dengan tujuan menghina sang pemain.

Sontak, Balotelli pun murka. Namun, kekecewaan eks pemain AC Milan, Liverpool, dan Manchester City itu ditumpahkan lewat akun Instagram.

Dia mengunggah gambar hitam penuh sebagai bentuk kekesalannya terhadap tingkah laku para suporter, serta tak adanya penindakan dari panitia pertandingan.

"Kemarin, hasil laga melawan Bastia sudah benar. Kami akan bekerja lebih keras dan mencoba meraih target kami. Wasit juga memimpin dengan baik. Namun, saya punya pertanyaan untuk orang-orang Perancis," tulis Balotelli dalam unggahannya tersebut.

"Apakah normal jika pendukung Bastia menirukan suara kera sepanjang laga, dan tak ada satupun anggota komisi disiplin yang bertindak?"

"Apakah ejekan rasial itu legal di Perancis? Atau hanya di Bastia? Sepak bola itu olahraga yang hebat, tetapi orang-orang seperti suporter Bastia-lah yang membuatnya mengerikan."

 

Bukan kali ini saja Balotelli menerima ejekan bernada rasial. Sebagai salah satu pemain berkulit hitam, striker Italia berusia 26 tahun itu kerap menerima diskriminasi dari para suporter klub lawan.

Perlakuan tak terpuji itu sudah dirasakan Balotelli sejak dirinya masih memperkuat Inter Milan (2007-2010). Bahkan, hujatan berlatar belakang etnis juga diterima dia di media sosial.

Tak hanya Balotelli. Pemain-pemain berkulit hitam lainnya, seperti Raheem Sterling (Manchester City), Kevin-Prince Boateng (Las Palmas), hingga Dani Alves (Juventus) juga sempat mengalaminya.

Namun, terlepas dari perkara ejekan rasial, Balotelli sedang menunjukkan performa positif bersama Nice. Ia membuktikan kapasitasnya dengan melesakkan 10 gol dari 15 laga musim ini.

Nice pun kini berada di urutan pertama pada klasemen sementara Ligue 1 dengan perolehan 46 poin, atau unggul satu angka atas Paris Saint-Germain (PSG) di peringkat kedua.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Instagram
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Badminton SEA Games 2019, Fadia/Ribka Tembus Perempat Final

Badminton SEA Games 2019, Fadia/Ribka Tembus Perempat Final

Olahraga
Link Live Streaming Barito Putera Vs Semen Padang Kickoff 18.30

Link Live Streaming Barito Putera Vs Semen Padang Kickoff 18.30

Liga Indonesia
Link Live Streaming Liga 1, Kalteng Putra Vs Madura United

Link Live Streaming Liga 1, Kalteng Putra Vs Madura United

Liga Indonesia
Man City Vs Man United, De Gea Optimistis Tatap Derbi Manchester

Man City Vs Man United, De Gea Optimistis Tatap Derbi Manchester

Liga Inggris
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Kecepatan Egy Maulana dkk Ditakuti

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Kecepatan Egy Maulana dkk Ditakuti

Liga Indonesia
Myanmar Akan Bermain Lebih dari 100 Persen Saat Lawan Indonesia

Myanmar Akan Bermain Lebih dari 100 Persen Saat Lawan Indonesia

Liga Indonesia
SEA Games 2019, E-sports Memulai Debutnya

SEA Games 2019, E-sports Memulai Debutnya

Olahraga
4 Pelatih Liga Inggris Dipecat dalam Rentang Waktu Dua Pekan

4 Pelatih Liga Inggris Dipecat dalam Rentang Waktu Dua Pekan

Liga Inggris
Medali Emas Ke-33 Indonesia di SEA Games 2019 dari Cabor Kayak

Medali Emas Ke-33 Indonesia di SEA Games 2019 dari Cabor Kayak

Olahraga
Tidak Ada Messi atau Ronaldo di Semifinal Indonesia Vs Myanmar

Tidak Ada Messi atau Ronaldo di Semifinal Indonesia Vs Myanmar

Liga Indonesia
Apa Resep Timnas U23 Bisa Produktif dan Sulit Dibobol di SEA Games 2019?

Apa Resep Timnas U23 Bisa Produktif dan Sulit Dibobol di SEA Games 2019?

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Indra Sjafri Berharap Pemain Lawan Tidak Kegemukan

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Indra Sjafri Berharap Pemain Lawan Tidak Kegemukan

Liga Indonesia
Indra Sjafri: Indonesia Lolos Semifinal SEA Games 2019 dari Grup Surga

Indra Sjafri: Indonesia Lolos Semifinal SEA Games 2019 dari Grup Surga

Liga Indonesia
 SEA Games 2019, Kapten Timnas Vietnam Absen hingga Akhir Gelaran

SEA Games 2019, Kapten Timnas Vietnam Absen hingga Akhir Gelaran

Internasional
Barito Putera Vs Semen Padang, Kabau Sirah Tak Punya Pilihan Selain Menang

Barito Putera Vs Semen Padang, Kabau Sirah Tak Punya Pilihan Selain Menang

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X