Manchester United Bakal Punya Pakar Anti-teroris

Kompas.com - 18/01/2017, 20:54 WIB
Stadion Old Trafford OLI SCARFF/AFPStadion Old Trafford
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com — Manchester United bakal memiliki pakar anti-teroris khusus mengawasi aktivitas di Stadion Old Trafford.

Dilaporkan BBC dan Telegraph, pihak klub memutuskan kebutuhan terhadap jabatan baru tersebut pada rapat internal terakhir.

Nantinya, posisi tersebut bakal diisi oleh mantan inspektur dari unit spesialis di Greater Manchester Police.

Keputusan ini tergolong tidak biasa. Sebab, tidak ada klub Premier League yang memiliki pakar anti-teroris sebelumnya.

Hanya, menurut Man United, langkah ini dianggap perlu setelah sejumlah aksi ekstrem di dunia belakangan. Terlebih lagi, Old Trafford sempat menjadi target.

Pada Mei 2016, pertandingan Premier League antara Man United dan Bournemouth sempat tertunda. Penyebabnya, kepolisian menemukan benda yang diduga bom di toilet Old Trafford.

Twitter @rezaTL Situasi di sekitar Stadion Old Trafford setelah para penonton dievakuasi karena ditemukan sebuah paket mencurigakan. Laga antara Manchester United dan AFC Bournemouth pada Minggu (15/5/2016) pun dibatalkan demi keamanan.

Setelah penelusuran lebih dalam, pihak keamanan memastikan benda tersebut tidak berbahaya, hanya ponsel yang terlilit kabel.

Di luar penunjukan pakar anti-teroris, Man United sebenarnya sudah menunjukkan langkah antisipatif terhadap aksi teror.

Mereka menambah petugas keamanan sebagai respons terhadap teror di Paris pada November 2015, tempat Stade de France menjadi target.

Juara Gol-gol Terbaik Pekan Ke-21 Premier League

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X