Deputi Kapten Arsenal Bicara tentang Sisi Lain Arsene Wenger

Kompas.com - 18/01/2017, 10:07 WIB
Bek Arsenal, Laurent Koscielny, merayakan golnya seusai membobol gawang Leicester City, pada pertandingan lanjutan Premier League, di Stadion Emirates, Selasa atau Rabu (11/2/2015) dini hari WIB. AFP PHOTO / ADRIAN DENNISBek Arsenal, Laurent Koscielny, merayakan golnya seusai membobol gawang Leicester City, pada pertandingan lanjutan Premier League, di Stadion Emirates, Selasa atau Rabu (11/2/2015) dini hari WIB.
EditorAloysius Gonsaga AE

LONDON, KOMPAS.com - Bek tengah sekaligus deputi kapten Arsenal, Laurent Koscielny, menceritakan sisi lain dari manajer Arsene Wenger.

Laurent Koscielny gerah karena Arsene Wenger selalu dituntut untuk membawa Arsenal meraih gelar Premier League yang terakhir kali mereka rasakan pada musim 2003-2004.

Menurut Koscielny, Wenger justru memberikan nilai lebih bagi setiap pemain The Gunners.

"Dia tidak hanya membangun pemain, dia juga membangun pria," kata Koscielny kepada Arsenal Player, Selasa (17/1/2017).

"Setiap pemain yang bermain untuk Arsenal akan berkembang dan menjadi seorang pria. Bagi saya dan pemain lainnya, bersama dia merupakan kesempatan bagus untuk belajar," ucap Koscielny lagi.

Sejak berkostum Arsenal pada 7 Juli 2010, Koscielny telah membantu Wenger menyabet titel Piala FA (2014, 2015) dan Community Shield (2014, 2015).

Baca Juga

Mesut Oezil Ancam Hengkang dari Arsenal

Harga Pemain Buruan Arsenal Dua Kali Lipat daripada Oezil

Arsenal Punya Pemain Penangkal Kekalahan

Halaman:


Sumber JUARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X