Layakkah Joe Hart Kembali ke Manchester City?

Kompas.com - 18/01/2017, 07:36 WIB
Kiper Torino, Joe Hart, tampil dalam partai Serie A kontra AC Milan di Stadion Olimpico Turin, pada Senin (16/1/2017) waktu setempat. MARCO BERTORELLO/AFPKiper Torino, Joe Hart, tampil dalam partai Serie A kontra AC Milan di Stadion Olimpico Turin, pada Senin (16/1/2017) waktu setempat.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MANCHESTER, KOMPAS.com - Kiprah negatif Claudio Bravo di bawah mistar gawang Manchester City sedang menjadi sorotan banyak pihak. Sebagian pengamat ada yang berujar bahwa Joe Hart lebih baik daripada mantan kiper Barcelona itu. 

Manajer Manchester City, Josep "Pep" Guardiola, memiliki ekspektasi besar saat mendatangkan Bravo dari FC Barcelona pada musim panas 2016.

Dengan hadirnya Bravo, Guardiola kemudian memutuskan untuk melepas Hart ke Torino dengan status pinjaman selama semusim.

Hal itu tentu menyimpulkan bahwa Guardiola menganggap Bravo punya kualitas yang lebih baik daripada Hart. Namun, faktanya tak demikian.

Seiring berjalannya musim ini, penampilan Bravo ternyata kurang meyakinkan. Adapun Hart justru menuai pujian dari sebagian pihak berkat performanya di Torino


Ide memulangkan Hart dari Torino pun muncul. Saran tersebut dinyatakan oleh kiper veteran Stoke City, Shay Given.

Given optimistis bahwa Hart bisa menjadi kiper tangguh bagi Manchester City era Guardiola, sama seperti halnya Yaya Toure yang sempat "dibekukan" pada awal musim.

"Mungkin Hart memang sempat diperlakukan kurang baik pada awal musim. Namun, dia masih pemain Manchester City," ujar Given kepada talkSPORT.

"Membawa Hart kembali pada Januari bisa menjadi ide bagus, terutama mengacu kepada penampilan dia musim ini," tuturnya.


Menilik jumlah kebobolan, Bravo sedikit mengungguli Hart. Dari 18 partai liga (sama-sama 1.620 menit), gawang Bravo baru kebobolan 23 gol, sedangkan Hart dua gol lebih banyak.

Namun, statistik dari Squawka membuktikan bahwa performa keseluruhan Hart lebih apik dari Bravo.

Contohnya dalam hal jumlah penyelamatan, Hart mencapai angka 49. Sementara itu, Bravo hanya melakukan 26 kali.

Hart juga tercatat menangkap bola hingga 51 kali, dan Bravo cuma 28 kali. Jumlah clean sheets Hart pun lebih banyak, yakni lima berbanding empat milik Bravo.

Jika mengacu kepada data-data di atas, memanggil Hart kembali ke Stadion Etihad bukanlah ide buruk bagi Guardiola.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber TalkSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arsenal Vs Brighton, Freddie Ljungberg Fokus pada Transisi Pertahanan

Arsenal Vs Brighton, Freddie Ljungberg Fokus pada Transisi Pertahanan

Liga Inggris
Tenis SEA Games 2019, Aldila Sutjiadi Tempuh Dua Final

Tenis SEA Games 2019, Aldila Sutjiadi Tempuh Dua Final

Olahraga
Timnas U23 Indonesia Vs Laos, Andy Setyo Sebut Motivasi Pemain Bukan soal Uang

Timnas U23 Indonesia Vs Laos, Andy Setyo Sebut Motivasi Pemain Bukan soal Uang

Liga Indonesia
PSG Vs Nantes, Meski Menang, Tuchel Kecewa Penampilan Neymar dkk

PSG Vs Nantes, Meski Menang, Tuchel Kecewa Penampilan Neymar dkk

Liga Lain
Pertahanan Timnas U23 Indonesia Terbaik Selama Fase Grup SEA Games 2019

Pertahanan Timnas U23 Indonesia Terbaik Selama Fase Grup SEA Games 2019

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Ukir Rekor Gol Terbanyak di Pentas SEA Games 2019

Timnas U23 Indonesia Ukir Rekor Gol Terbanyak di Pentas SEA Games 2019

Liga Indonesia
Indonesia Vs Inter Milan, Beckham dkk Gagal Juara U-20 International Cup 2019

Indonesia Vs Inter Milan, Beckham dkk Gagal Juara U-20 International Cup 2019

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Rapor Bagus pada Pertemuan Terakhir

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Rapor Bagus pada Pertemuan Terakhir

Liga Indonesia
Olahraga bagi Penyandang Disabilitas, Lokasi yang Ramah hingga Program Latihan Khusus

Olahraga bagi Penyandang Disabilitas, Lokasi yang Ramah hingga Program Latihan Khusus

Olahraga
Empat Cabor Sumbang Medali Emas Indonesia Jadi 27 Keping

Empat Cabor Sumbang Medali Emas Indonesia Jadi 27 Keping

Olahraga
Laga Semifinal SEA Games Jeda 1 Hari, Timnas U23 Langsung Fokus Recovery

Laga Semifinal SEA Games Jeda 1 Hari, Timnas U23 Langsung Fokus Recovery

Liga Indonesia
Timnas U23 Vs Laos, Indra Sjafri Ungkap Salah Satu Persiapan Penting untuk Semifinal

Timnas U23 Vs Laos, Indra Sjafri Ungkap Salah Satu Persiapan Penting untuk Semifinal

Liga Indonesia
Penyerang Timnas U23 Indonesia Puncaki Daftar Top Skor SEA Games 2019

Penyerang Timnas U23 Indonesia Puncaki Daftar Top Skor SEA Games 2019

Liga Indonesia
PSSI Tetap Pantau Liga 1

PSSI Tetap Pantau Liga 1

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Laos, Sani: Semoga Indonesia Bisa Juara

Timnas U23 Indonesia Vs Laos, Sani: Semoga Indonesia Bisa Juara

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X