Sir Alex Ferguson, Sosok Berjasa bagi Karier Pogba

Kompas.com - 18/01/2017, 07:01 WIB
Gelandang Manchester United, Paul Pogba (tengah), tampil dalam laga Premier League kontra Burnley, di Stadion Old Trafford, Sabtu (29/10/2016). OLI SCARFF/AFPGelandang Manchester United, Paul Pogba (tengah), tampil dalam laga Premier League kontra Burnley, di Stadion Old Trafford, Sabtu (29/10/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MANCHESTER, KOMPAS.com - Paul Pogba menganggap Sir Alex Ferguson sebagai sosok berpengaruh dalam kariernya. Dia tak peduli bahwa mantan manajernya di Manchester United itu pernah menyia-nyiakannya. 

Saat masih berusia 18 tahun, Pogba pernah merasa geram karena kurang dipercaya Ferguson untuk tampil di tim utama Manchester United.

Alhasil, Pogba hengkang ke Juventus pada 2012. Keputusan itu membuat Ferguson marah, dan Pogba membalas bahwa kepindahannya adalah kesalahan sang manajer.


Namun, kontroversi tersebut tak membuat Pogba benci terhadap Ferguson. Sebaliknya, Pogba menyebut Ferguson sebagai salah satu sosok inspirasinya.

"Anda mungkin akan terkejut. Nicolas Anelka, Patrice Evra, Rio Ferdinand, (Sir Alex) Ferguson, dan (Antonio) Conte sudah membantu saya berkembang," ujar Pogba, seperti dilansir The Mirror, Selasa (17/1/2017).

Pogba pertama kali gabung ke Manchester United pada Juli 2009. Ia diboyong dari Le Havre yang kini berkompetisi di Ligue 2, kasta kedua sepak bola profesional Perancis.

Bersama tim yunior Manchester United, bakat Pogba pun terasah hingga mampu promosi ke tim utama asuhan Ferguson. Hanya, jumlah penampilan Pogba musim 2011-2012 terbilang minim.

Berdasarkan catatan Transfermarkt, Ferguson cuma memainkan Pogba selama 195 menit dalam tujuh laga dari seluruh kompetisi. Sontak, Pogba pun menerima tawaran Juventus. Ia diboyong ke Turin dengan status bebas transfer.

Pilihan itu tak keliru. Dalam balutan seragam hitam-putih, Pogba menjelma menjadi salah satu gelandang muda terbaik Eropa.


Juventus kemudian kembali menjual Pogba ke Manchester United pada musim panas 2016 dengan harga 105 juta euro (Rp 1,4 triliun).

Ia menjadi pemain termahal di dunia, memecahkan rekor transfer Gareth Bale saat hengkang dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid pada 2013 (100 juta euro).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber The Mirror
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X