Pogba Lebih Sering Ganti Model Rambut daripada Bikin "Assist"

Kompas.com - 17/01/2017, 18:09 WIB
OLI SCARFF/AFP Gelandang Manchester United, Paul Pogba, tersenyum saat menjalani laga Premier League kontra Souhampton, di Stadion Old Trafford, Jumat (19/8/2016) waktu setempat.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Gelandang Manchester United, Paul Pogba, belum juga menunjukkan kualitasnya sebagai pemberi servis matang seperti ketika membela Juventus.

Predikat tersebut melekat dalam diri Pogba pada musim 2015-2016. Total 13 umpan dia dikonversi menjadi gol oleh para pemain I Bianconeri, julukan Juventus.

Berbekal catatan tersebut, Pogba menjadi pencetak assist terbanyak Serie A musim lalu dengan torehan 13 buah.

Hanya, kemampuan tersebut meluntur sejak Pogba pindah ke Man United dengan rekor transfer 105 juta euro (sekitar Rp 1,5 triliun) pada bursa musim panas 2016.

Cuma tiga assist disumbangkan pemain asal Perancis itu dalam 20 partai Premier League. Apabila menyertakan rapornya berbagai ajang, jumlahnya hanya bertambah satu.

Rapor minor Pogba bertambah kalau menilik aspek lain seperti penciptaan peluang, pelanggaran, dan kartu kuning.

Dia cuma mengkreasi 37 peluang di kompetisi kasta teratas Inggris. Jumlah tersebut tergolong rendah mengingat seorang Dimitri Payet saja mampu menciptakan 74 peluang bersama West Ham United.

Belum lagi pelanggaran. Dengan 44 pelanggaran, Pogba tercatat sebagai pemain paling "kotor" di Premier League. Tidaklah mengherankan apabila dia diganjar enam kartu kuning.

 

???????????????????? #poghair #fiersdetrebleus #aperuca

A video posted by Paul Labile Pogba (@paulpogba) on Oct 11, 2016 at 6:42am PDT

Ketimbang berkontribusi di dalam lapangan, Pogba justru lebih banyak beraksi di luar stadion untuk kebutuhan pemasaran diri atau sponsor.

Salah satunya adalah model rambut. Sejak bergabung Man United, Pogba sudah berganti sebanyak enam kali atau lebih banyak daripada jumlah assist sumbangannya.

Model terakhir disesuaikan untuk promosi peluncuran emoji Pogba di Twitter. Terukir motif huruf "P" berwarna emas di dekat telinga kirinya.

Akibatnya, saat tampil buruk, aksi Pogba di luar lapangan tidak lepas dari sorotan. Ambil contoh setelah Man United ditahan Liverpool pada partai lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Minggu (15/1/2017).

Gol penalti Liverpool diawali aksi Pogba menyentuh bola dengan tangan. Tak ayal, emoji Pogba dan bahasan tentang rambut barunya menjadi "senjata" untuk menyindir sang pemain di jagat Twitter.

Juara Manchester United 1-1 Liverpool: Ibra Penyelamat

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X