Gol Ibra ke Gawang Liverpool Dianggap "Bantuan" dari Wasit

Kompas.com - 17/01/2017, 13:16 WIB
Aksi striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, saat mencoba menjebol gawang Liverpool yang dijaga SImon Mignolet pada laga Premier League di Old Trafford, Minggu (15/1/2017). OLI SCARFF/AFP Aksi striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, saat mencoba menjebol gawang Liverpool yang dijaga SImon Mignolet pada laga Premier League di Old Trafford, Minggu (15/1/2017).
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com - Wasit legendaris Premier League, Howard Webb, menilai bahwa  Manchester United mendapatkan keuntungan dari kesalahan wasit ketika meraih satu poin dari laga kontra Liverpool di Stadion Old Trafford, Minggu (15/1/2017).

Pertandingan Premier League tersebut berakhir dengan skor 1-1. Liverpool mencetak gol terlebih dahulu lewat penalti James Milner (menit ke-27) sebelum skor akhir berubah sama kuat berkat lesakan dari penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic (84').

Namun, Howard Webb menemukan kesalahan dari Mick McDonough yang bertugas sebagai asisten wasit dari Michael Oliver.

Menurut Webb, McDonough lalai. Sebab, bek kanan Man United, Antonio Valencia, berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Juan Mata.

Bola yang diterima Valencia kemudian dia kirim ke kotak penalti Liverpool dan dikontrol oleh Wayne Rooney. Rooney lalu melepaskan umpan lambung dan disambut Marouane Fellaini dengan sundulan.

Bola yang mengenai tiang diambil alih oleh Valencia sebelum dia berikan kepada Ibrahimovic untuk mengemas gol yang mengubah skor akhir menjadi 1-1.

Juara Manchester United 1-1 Liverpool: Ibra Penyelamat

"Manchester United mendapat keuntungan dari kesalahan asisten wasit Mick McDonough," kata Webb kepada The Times.

"Posisi adalah segalanya bagi seorang asisten wasit dan dia tidak berada di posisi yang seharusnya sehingga tidak bisa menilai apakah Antonio Valencia berada dalam posisi offside sebelum menerima bola (dari Mata)," ujar Webb lagi.

Pernyataan wasit yang memimpin laga final Piala Dunia 2010 itu didukung oleh mantan Ketua Dewan Ofisial Pertandingan (PGMOB), Keith Hackett.

"Ketika Michael dan tim melihat kembali tayangan pertandingan, akan ada tiga keputusan yang mereka sesali," ucap Hackett kepada The Telegraph.

"Kesalahan yang paling serius adalah ketika asisten wasit Mick McDonough tidak melihat Antonio Valencia offside dalam membangun serangan Manchester United pada gol penyama kedudukan," tutur Hackett.

Terlepas dari keuntungan dari keputusan McDonough, Man United telah menunjukkan peningkatan performa dalam melakukan serangan.

Mereka lebih banyak melepaskan tembakan tepat sasaran di Old Trafford musim ini (77 dari 11 laga) dibandingkan musim 2015-2016 (75 dari 19 laga). (Septian Tambunan)

Juara Penyelamatan-penyelamatan Terbaik Pekan Ke-20 Premier League

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber JUARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X