Kompas.com - 16/01/2017, 09:08 WIB
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, memberi instruksi dari tepi lapangan dengan berteriak saat menghadapi Inter Milan di Stadion Giueseppe Meazza, Minggu (18/9/2016). MARCO BERTORELLO/AFPPelatih Juventus, Massimiliano Allegri, memberi instruksi dari tepi lapangan dengan berteriak saat menghadapi Inter Milan di Stadion Giueseppe Meazza, Minggu (18/9/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

FIRENZE, KOMPAS.com - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa kekalahan 1-2 dari Fiorentina pada pertandingan pekan ke-20, Minggu (15/1/2017), tak memengaruhi usaha timnya untuk mengejar gelar juara.

Dua gol kemenangan Fiorentina dicetak oleh Nikola Kalinic (37') dan Milan Badelj (55'). Adapun gol balasan tim tamu dibukukan Gonzalo Higuain pada menit ke-58.

Kekalahan dari Fiiorentina tak memengaruhi posisi Juventus di puncak klasemen dengan 45 poin dari 19 laga. Mereka unggul satu poin atas AS Roma.

"Hasil ini merupakan langkah mundur bagi kami. Namun, kami masih memiliki peluang untuk kembali unggul empat poin. Lagipula, tak ada yang menyangka kami akan menang gelar pada Januari," kata Allegri kepada Mediaset Premium, seusai laga.

Juventus memang masih punya sisa tabungan laga. Pertandingan pekan ke-18 mereka versus Crotone digeser ke Februari karena harus melakoni pertandingan Piala Super Italia kontra AC Milan, Desember lalu.

"Tim-tim seperti Fiorentina dan Genoa saat bertanding dengan kami seolah-olah tengah memainkan laga hidup dan mati. Jadi, kami harus menyiapkan energi lebih dan mengerahkan segalanya karena lawan melakukan hal serupa kepada kami," ucap Allegri.

"Ini akan menjadi pertarungan menarik dan kami akan berjuang untuk mendapatkan setiap poin, mulai sekarang sampai 28 Mei nanti. Hal itu tentu takkan mudah," tuturnya lagi.

Soal pertandingan, Allegri mengeluhkan kinerja wasit Luca Banti yang sering meniup peluit. Total ada delapan kartu kuning dan lima di antaranya untuk pemain Juventus.

"Ada lebih banyak tendangan bebas dan kartu sehingga tak banyak permainan sepak bola pada laga ini," ujar Allegri.

Kekalahan dari Fiorentina juga meneruskan tren Juventus yang dibangun sejak laga terakhir musim 2015-2016. Pasukan Allegri itu selalu mengalami kekalahan seusai empat kali meraih kemenangan beruntun di Serie A.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X