Kompas.com - 10/01/2017, 21:03 WIB
Tiga legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, Robby Darwis, dan Hendro Kartiko di acara grand final FIFA Online 3 Premier Championship Winter 2016 di Mall fX Sudirman, Minggu (6/11). Septian Tambunan/Juara.netTiga legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, Robby Darwis, dan Hendro Kartiko di acara grand final FIFA Online 3 Premier Championship Winter 2016 di Mall fX Sudirman, Minggu (6/11).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kepergian Achmad Kurniawan (37 tahun) pada Selasa (10/1/2017) sekitar pukul 17.00 WIB menghadirkan duka bagi sepak bola nasional. Salah satu yang mengaku terpukul mendengar kabar duka tersebut adalah Hendro Kartiko. 

Hendro yang saat ini berstatus pelatih kiper Sriwijaya FC mengaku dekat dengan AK, panggilan akrab Achmad Kurniawan. Mereka pernah sama-sama membela tim nasional pada 2001 silam.

"Saya timnas senior, sementara AK membela timnas untuk SEA Games 2001," ujar Hendro saat dihubungi Kompas.com, Selasa malam.

Menurut Hendro, AK memang salah satu kiper muda yang bersinar pada awal 2000-an. Saat itu, kakak kandung Kurnia Meiga tersebut memperkuat Persita Tangerang. 

AK membela Persita antara 2001 dan 2006. Membela Arema pada 2006 dan 2008, pemain kelahiran 31 Oktober 1979 itu sempat memperkuat Persik Kediri dan Semen Padang.

Pada 2010, Ak kembali ke Arema. Dia terus meperkuat klub berjulukan Singo Edan itu hingga akhir hayatnya.

"Dia juga orangnya loyal dengan klub. Maka dari itu, ia terus bersama Arema," ujar mantan kiper Persija Jakarta ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hendro menjelaskan, begitu mendengar kabar AK meninggal dunia, ia langsung ingat masa-masa bersama di timnas.

"Kalau ada waktu, nanti saya melayat," tuturnya,

Hal senada juga disampaikan kiper muda Sriwijaya FC, Teja Paku Alam. Ia mengetahui sepak terjang sang senior di dunia sepakbola Indonesia.

"Ia salah satu goalkepeer senior dan punya loyalitas kepada klub. Turut berduka untuk Bang AK," tuturnya.

Achmad Kurniawan atau akrab dipanggil AK dirawat di rumah sakit sejak 29 Desember 2016. Kakak dari kiper timnas Indonesia, Kurnia Meiga, tersebut sempat tak sadarkan diri.

Saat itu, AK didiagnosis oleh dokter mengalami asal lambung dan pemasalahan pada pernapasan. Sempat membaik, mantan kiper Persita Tangerang itu mengembuskan napas terakhir pada Selasa sore.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.