Status Pulih, Persebaya Tampil di Divisi Utama

Kompas.com - 08/01/2017, 11:12 WIB
Ketua Umum dan Sekjen PSSI, Edy Rahmayadi dan Ade Wellington, memimpin jalannya Kongres Tahunan di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu (8/1/2016). FERRIL DENNYS/Kompas.comKetua Umum dan Sekjen PSSI, Edy Rahmayadi dan Ade Wellington, memimpin jalannya Kongres Tahunan di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu (8/1/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, memutuskan Persebaya Surabaya dipulihkan keanggotaannya. Edy pun menempatkan tim berjulukan Bajul Ijo tersebut di Divisi Utama.

"Saya memutuskan Persebaya untuk di Divisi Utama dan 6 klub lainnya tampil di liga nusantara," kata Edy dalam Kongres PSSI 2017 di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu (8/1/2017).

Enam klub lainnya adalah Arema Indonesia, Persema Malang, Lampung FC, Persewangi Banyuwangi, Persibo Bojonegoro, dan Persipasi Kota Bekasi.

Menurut Edy, putusan menempatkan Persebaya di Divisi Utama tak lepas dari status klub tersebut yang merupakan klub tradisional dan punya sejarah kuat bersama PSM Makassar, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSMS Medan. 

"Kami berharap mereka kembali menghasilkan para pemain yang akan menjadi pilar di tim nasional," ujar dia. 

Setelah Edy membuat keputusan, salah satu voters meminta Persebaya dan Arema Indonesia bermain di Indonesia Super League.

"Bisa tetapi tunggu tiga klub degradasi," seloroh Edy.

Ucapan Edy itu merujuk pada sistem promosi dan degradasi di kompetisi kasta teratas. Untuk bisa menjadi bagian dari ISL, Persebaya tentu harus finis tiga teratas di Divisi Utama. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X