Tawaran dari China Bikin Mihajlovic Tak Bisa Tidur

Kompas.com - 07/01/2017, 19:26 WIB
GIUSEPPE CACACE/AFP Ekspresi pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic, saat timnya melawan Inter Milan pada partai lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, 26 Oktober 2016.

TURIN, KOMPAS.com - Pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic, mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima tawaran dari salah satu tim China. Bahkan, dia sempat sulit tidur karena memikirkannya.

Mihajlovic baru ditunjuk sebagai pelatih tim berjulukan Il Toro pada musim panas 2016. Sebelumnya, dia sempat menangani AC Milan.

Belum genap satu tahun melatih, Mihajlovic mendapatkan tawaran untuk pindah. Dia juga bisa menerima gaji berkali-kali lipat dari yang diberikan Torino.

"Pada Desember, saya menerima tawaran untuk bekerja di China, tetapi menolaknya. Sebab, saya tidak suka pergi ketika baru separuh jalan," tutur Mihajlovic.

"Namun, saya harus mengakui sempat kurang tidur karena memikirkan gaji yang bisa saya terima," ucap pria asal Serbia itu.

Tidak seperti Mihajlovic, beberapa pemain seperti Oscar, John Obi Mikel, dan Axel Witsel justru tergiur dengan gaji besar yang diberikan tim China.

Menurut Mihajlovic, sebuah hal lumrah apabila pemain berorientasi pada materi. Sebab, periode karier seorang pemain sepak bola lebih singkat daripada pelatih.

"Lagi pula, China juga tidak lagi merekrut pemain terbuang seperti Qatar atau Amerika Serikat," kata Mihajlovic.

Juara Penyelamatan-penyelamatan Terbaik Pekan Ke-19 Premier League

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorAnju Christian
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X