Kompas.com - 07/01/2017, 08:39 WIB
Ekspresi manajer Manchester United, Jose Mourinho, seusai laga Premier League kontra Sunderland, di Stadion Old Trafford, Senin (26/12/2016). OLI SCARFF/AFPEkspresi manajer Manchester United, Jose Mourinho, seusai laga Premier League kontra Sunderland, di Stadion Old Trafford, Senin (26/12/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengaku tak suka apabila David de Gea kembali memenangi penghargaan Pemain Terbaik klubnya pada musim 2016-2017.

De Gea selalu sukses merebut predikat tersebut dalam tiga tahun terakhir. Catatan serupa hanya bisa disamai oleh Cristiano Ronaldo.

Hanya, De Gea tidak mendapatkan dukungan dari Mourinho untuk membukukan rentet empat. Sebab, hal tersebut dianggap menunjukkan indikasi rapuhnya lini belakang.

"Saya berpikir, apabila seorang penjaga gawang menjadi pemain terbaik, ada hal yang salah," tutur Mourinho.

"Semoga, De Gea tidak menjadi Pemain Terbaik Man United lagi musim ini, tetapi tetap melakukan banyak penyelamatan seperti pertandingan terakhir," kata juru taktik berkebangsaan Portugal itu.

Ketimbang sekadar predikat pemain terbaik klub, De Gea justru diharapkan memenangi gelar lebih bergengsi seperti Ballon d'Or.

Apabila harapan Mourinho itu terealisasi, De Gea pun mengikuti jejak Lev Yashin, yang merupakan satu-satunya penjaga gawang peraih Ballon d'Or hingga saat ini.

"Saya menginginkan penjaga gawang diakui. Saya menginginkan agar mereka memenangi Ballon d'Or dan gelar Pemain Terbaik Premier League," ujar Mourinho.

Juara Tottenham 2-0 Chelsea: 2 Gol Alli



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Kento Momota, Juara Dunia yang Jadi Pusat Perhatian di Olimpiade Tokyo 2020

Profil Kento Momota, Juara Dunia yang Jadi Pusat Perhatian di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Pelatih Persib Bicara Kemungkinan Datangkan Pemain Baru Lagi

Pelatih Persib Bicara Kemungkinan Datangkan Pemain Baru Lagi

Liga Indonesia
Hasil Badminton Olimpiade Tokyo, Praveen/Melati Takluk dari Wakil Jepang

Hasil Badminton Olimpiade Tokyo, Praveen/Melati Takluk dari Wakil Jepang

Badminton
CEO Inter Milan: Romelu Lukaku Tidak Dijual!

CEO Inter Milan: Romelu Lukaku Tidak Dijual!

Liga Italia
Tiba-tiba Ada “Cristiano Ronaldo” di Cabor Anggar Olimpiade Tokyo 2020

Tiba-tiba Ada “Cristiano Ronaldo” di Cabor Anggar Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Hasil Panahan Olimpiade Tokyo 2020, Riau Ega dkk Terhenti di 16 Besar

Hasil Panahan Olimpiade Tokyo 2020, Riau Ega dkk Terhenti di 16 Besar

Sports
Marcus Fernaldi Gideon, Sempat Keluar dari Cipayung Kini Diandalkan Rebut Emas Olimpiade 2020

Marcus Fernaldi Gideon, Sempat Keluar dari Cipayung Kini Diandalkan Rebut Emas Olimpiade 2020

Sports
Andre-Pierre Gignac, Si Pelawan Arus yang Bersinar di Olimpiade Tokyo 2020

Andre-Pierre Gignac, Si Pelawan Arus yang Bersinar di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Semangat Nonton Olimpiade Tokyo, Griezmann Mimpi Tampil di Paris 2024

Semangat Nonton Olimpiade Tokyo, Griezmann Mimpi Tampil di Paris 2024

Internasional
Profil Yuta Watanabe, Pebulu Tangkis Andalan Jepang Spesialis Ganda

Profil Yuta Watanabe, Pebulu Tangkis Andalan Jepang Spesialis Ganda

Sports
Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Olimpiade Tokyo, 12 Atlet Indonesia Main Hari Ini

Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Olimpiade Tokyo, 12 Atlet Indonesia Main Hari Ini

Sports
Rangkaian Gerakan Backhand dalam Tenis Meja

Rangkaian Gerakan Backhand dalam Tenis Meja

Sports
Top Skor Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020, Striker Perancis di Puncak

Top Skor Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020, Striker Perancis di Puncak

Internasional
Eko Yuli Irawan, Bangkit di Olimpiade Tokyo 2020 Setelah Sempat Dinilai Habis

Eko Yuli Irawan, Bangkit di Olimpiade Tokyo 2020 Setelah Sempat Dinilai Habis

Sports
Raih Sukses di Olimpiade, Eko Yuli Diharapkan Bisa Jadi 'Guru' Para Lifter Muda

Raih Sukses di Olimpiade, Eko Yuli Diharapkan Bisa Jadi "Guru" Para Lifter Muda

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X