Kompas.com - 06/01/2017, 02:35 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Manajer Manchester City, Josep Guardiola, coba meluruskan komentarnya tentang perihal perbandingan dengan Manchester United.

Sebelumnya, Guardiola sempat menyatakan bahwa timnya belum selevel dengan Man United, Barcelona, atau Real Madrid. Komentar ini mengundang reaksi negatif dari sebagian suporter Man City.

Menurut Guardiola, komparasi tersebut bukan menyangkut kondisi saat ini, melainkan koleksi trofi yang direngkuh masing-masing tim.

"Saya meminta maaf kalau ada beberapa orang tidak memahami. Saya membandingkan Man City dengan Man United, Barcelona, dan Madrid dalam hal trofi," tutur Guardiola.

"Akan tetapi, dalam lima atau enam tahun terakhir, Manchester City termasuk salah satu tim terbaik di dunia," kata pria asal Spanyol itu.

Faktanya, koleksi gelar Man City memang masih kalah daripada Man United. Tim berjulukan Setan Merah meraih 20 gelar Premier League dan tiga trofi Liga Champions.

Adapun Man City "cuma" mengoleksi empat gelar liga dan belum pernah menjuarai Liga Champions.

Man City memiliki kans memangkas kesenjangan dengan kehadiran Guardiola yang telah membuktikan kualitasnya dalam perburuan gelar. Dalam kurun delapan tahun, dia merengkuh enam gelar liga dan dua Liga Champions.

Juara Tottenham 2-0 Chelsea: 2 Gol Alli

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inter Vs Barcelona: Menang atas Barca Itu Baru Permulaan

Inter Vs Barcelona: Menang atas Barca Itu Baru Permulaan

Sports
Update Tragedi Kanjuruhan: Alasan Pintu Tertutup, Sanksi Arema, hingga Hasil Rapat TGIPF

Update Tragedi Kanjuruhan: Alasan Pintu Tertutup, Sanksi Arema, hingga Hasil Rapat TGIPF

Liga Indonesia
Masa Depan Lionel Messi: Barca Ambil Ancang-ancang, PSG Siap Menghadang

Masa Depan Lionel Messi: Barca Ambil Ancang-ancang, PSG Siap Menghadang

Liga Spanyol
Kesalnya Xavi Usai Barcelona Dibungkam Inter Milan: Ini Tidak Adil...

Kesalnya Xavi Usai Barcelona Dibungkam Inter Milan: Ini Tidak Adil...

Liga Champions
Jadwal Liga Champions: Chelsea Vs Milan, Madrid Vs Shakhtar

Jadwal Liga Champions: Chelsea Vs Milan, Madrid Vs Shakhtar

Liga Champions
Duka Fans Bayern untuk Kanjuruhan: 100 Orang Lebih Tewas, Singgung Polisi

Duka Fans Bayern untuk Kanjuruhan: 100 Orang Lebih Tewas, Singgung Polisi

Sports
Timnas U17 Indonesia Vs UEA, Ujian Mental Garuda Asia

Timnas U17 Indonesia Vs UEA, Ujian Mental Garuda Asia

Liga Indonesia
Inter Vs Barcelona, Malam yang Indah bagi Nerazzurri buat Putuskan Dominasi Barca

Inter Vs Barcelona, Malam yang Indah bagi Nerazzurri buat Putuskan Dominasi Barca

Liga Champions
Jadwal Timnas U17 Indonesia Vs UEA di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Jadwal Timnas U17 Indonesia Vs UEA di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Liga Indonesia
New York Times: Polisi Indonesia Kurang Terlatih Kendalikan Massa di Kanjuruhan

New York Times: Polisi Indonesia Kurang Terlatih Kendalikan Massa di Kanjuruhan

Sports
Inter Vs Barcelona, Bobroknya Blaugrana di Kandang Lawan

Inter Vs Barcelona, Bobroknya Blaugrana di Kandang Lawan

Liga Champions
Persiapan Kunjungan Presiden Jokowi, Kadispora Bersihkan Kanjuruhan tapi Lokasi Kejadian dan Barang Bukti Tak Disentuh

Persiapan Kunjungan Presiden Jokowi, Kadispora Bersihkan Kanjuruhan tapi Lokasi Kejadian dan Barang Bukti Tak Disentuh

Liga Indonesia
Hasil Rapat Perdana TGIPF, Soal Akar Masalah Tragedi Kanjuruhan

Hasil Rapat Perdana TGIPF, Soal Akar Masalah Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Ketum PSSI: Panpel Bersalah dalam Kerusuhan Kanjuruhan

Ketum PSSI: Panpel Bersalah dalam Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Klasemen Liga Champions: Bayern Tetap di Singgasana, Barcelona Turun Tangga

Klasemen Liga Champions: Bayern Tetap di Singgasana, Barcelona Turun Tangga

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.