Kompas.com - 04/01/2017, 20:53 WIB
Para pemain PSG merayakan keberhasilan meraih trofi Coupe de La Ligue seusai menang atas Lille pada laga final di Stade de France, Sabtu (23/4/2016). THOMAS SAMSON/AFPPara pemain PSG merayakan keberhasilan meraih trofi Coupe de La Ligue seusai menang atas Lille pada laga final di Stade de France, Sabtu (23/4/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

 
PARIS, KOMPAS.com - Paris Saint-Germain mencatat rekor luar biasa saat menjuarai Ligue 1 musim 2015-2016. Tim berjulukan Les Parisiens itu dinobatkan sebagai tim Eropa yang menjuarai liga domestik dengan selisih poin terbesar dengan tim peringkat kedua.  

PSG yang saat itu masih dilatih Laurent Blanc menjadi juara dengan total 96 poin. Mereka mencatat 30 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya 2 kali menelan kekalahan.  

Dengan total 96 poin, Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan unggul 31 poin dari pesaing terdekatnya, Olympique Lyon.

Jarak 31 poin yang dibukukan PSG mengalahkan rekor Celtic saat menjuarai Liga Skotlandia 2013-2014. Saat itu, Celtic tampil sebagai kampiun dengan mengoleksi 99 poin, atau unggul 29 angka dari pesaing terdekatnya, Motherwell FC.

Akan tetapi, The Bhoys- julukan Celtic - bisa dengan cepat mengambil alih rekor PSG pada mysim ini.

Hingga awal 2017, Celtic yang telah melakoni 20 laga untuk sementara berada di puncak klasemen dengan 58 angka. Tim besutan Brandan Rodgers tersebut unggul 19 angka dari Rangers yang telah melakoni 21 laga.

Performa PSG musim ini berbanding terbalik dengan musim lalu. Pasukan Unai Emery itu berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan merangkum 24 poin dari 10 laga, tertinggal dua poin dari Nice.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut tim juara dengan margin terbesar di liga top Eropa:

31 poin: Paris Saint-Germain (Prancis, 2015-16)
29 poin : Celtic (Skotlandia, 2013-14)
28 poin : Olympiacos (Yunani, 2015-16)
28 poin: Dinamo Zagreb (Kroasia, 2007-08)
27 poin : Skonto (Latvia, 1997)
26 poin : Kobenhavn (Denmark, 2010-11)
26 poin : Barry Town (Wales, 1997-98)

Berikut tim juara dengan margin terbesar di 54 negara anggota UEFA:

Albania: SK Tirana (1994-95) – 12 points*
Andorra: Rànger's (2005-06) – 12 poin
Armenia: Pyunik (2004 and 2006) – 16 poin
Austria: Sturm Graz (1997-98), Salzburg (2006-07) – 19 poin
Azerbaijan: Kapaz (1997-98) – 16 poin
Belarus: Shakhtyor Soligorsk (2005) – 13 poin
Belgia: Club Brugge (1997-98) – 18 poin
Bosnia-Herzegovina: ┼Żeljezni?ar (2001-02) – 11 poin
Bulgaria: Levski Sofia (1994-95) – 17 poin
Kroasia: Dinamo Zagreb (2007-08) – 28 poin
Cyprus: Anorthosis (1996-97) – 13 poin
Ceko: Sparta (2000-01) – 16 poin
Denmark: København (2010-11) – 26 poin
Inggris: Manchester United (1999/2000) – 18 poin
Estonia: Levadia Tallinn (2009) – 21 poin
Kepulauan Faroe: B71 (1989) – 9 poin
Finlandia: HJK Helsinki (2011) – 24 poin
Prancis: Paris Saint-Germain (2015-16) – 31 poin
Makedonia: Vardar (1992-93) – 21 poin
Georgia: Dinamo Tbilisi (1996-97) – 17 poin
Jerman: Bayern Muenchen (2012-13) – 25 poin
Gibraltar: Lincoln (2005-06) – 17 poin
Yunani: Olympiacos (2015-16) – 28 poin
Hungaria: Ferencváros (2015-16) – 21 poin
Islandia: FH Hafnarfjördur (2005) – 16 poin
Israel: Maccabi Haifa (2005-06), Maccabi Tel-Aviv (2013-14) – 16 poin
Italia: Inter Milan (2006-07) – 22 poin
Kazakhstan: Zhenis Astana (2001) – 9 poin
Latvia: Skonto (1997) – 27 poin
Liechtenstein: tidak ada liga
Lithuania: Kaunas (2006) – 21 poin
Luxembourg: Dudelange (2007-08) – 21 poin
Malta: Hibernians (2014-15) – 16 poin
Moldova: Sheriff (2006-07) – 21 poin
Montenegro: Sutjeska (2012/13) – 5 poin
Belanda: PSV (2000-01 dan 2014-15) – 17 poin
Irlandia Utara: Linfield (1999-00) – 18 poin
Norwegia: Rosenborg (1995) – 15 poin
Polandia: Wis?a Kraków (1998-99) – 17 poin
Portugal: Porto (2010-11) – 21 poin
Republik Irlandia: Bohemians (2008) – 19 poin
Romania: Steaua (2012-13) – 16 poin
Rusia: Zenit (2011-12) – 13 poin
San Marino: Fateano (1985-86) – 1 (juara ditentukan melalui sistem knockout play-off)
Skotlandia: Celtic (2013-14) – 29 poin
Serbia: Partizan (2002-03) – 19 poin
Slowakia: Slovan Bratislava (1994-95) – 20 poin
Slovenia: Maribor (2011-12) – 20 poin
Spanyol: Barcelona (2012-13) – 15 poin
Swedia: Malmo (1949-50) – 15 poin*
Switzerland: Basel (2011-12) – 20 poin
Turki: Galatasaray (1987-88) – 12 poin
Ukraina: Dynamo Kyiv (1999-2000) – 18 poin
Wales: Barry Town (1997-98) – 26 poin

Catatan: * dua angka untuk setiap kemenangan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber UEFA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.