Kompas.com - 04/01/2017, 01:08 WIB
Salah satu aksi Arsyad Yusgiantoro di pentas TSC 2016, saat memperkuat Persegres Gresik United menghadapi Semen Padang. HamzahSalah satu aksi Arsyad Yusgiantoro di pentas TSC 2016, saat memperkuat Persegres Gresik United menghadapi Semen Padang.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

GRESIK, KOMPAS.com – Selain Patrick da Silva dan Oh Inkyun, pelatih Eduward Tjong juga merekomendasikan kepada manajemen untuk mempertahankan enam pemain lokal yang memperkuat Persegres Gresik United di pentas TSC 2016.

Mereka adalah Muhammad Sidik Saimima, Agus Indra Kurniawan, Ghozali Muharram Siregar, Ahmad Faris, Arsyad Yusgiantoro, dan Satria Tama. Mengenai hal ini, penyerang muda Arsyad mengaku siap untuk bertahan di tim Laskar Joko Samudro.

“Omongan dari manajemen sih sudah, tetapi sampai saat ini belum ada kontrak resmi yang disodorkan. Kalau memang akan dipertahankan, saya sudah siap dan berjanji akan bermain lebih baik lagi dibanding musim kemarin,” tutur Arsyad saat dihubungi, Selasa (3/1/2016).

Saat ini, penyerang berusia 20 tahun tersebut masih berlibur bersama keluarganya di Tulungagung, Jawa Timur. Sambil menunggu sodoran kontrak resmi dari manajemen, ia mengaku terus menjaga kebugarannya dengan berlatih sendiri selama di Tulungagung.

“Saya sendiri berharap bisa masuk sebagai bagian tim Persegres musim depan. Saya sudah cocok bermain di Gresik, meski bukan tanah kelahiran saya. Sebab, selama di sana, saya punya banyak kenangan dan banyak pembelajaran yang saya dapatkan,” ucap dia.

Edu sempat menuturkan alasannya untuk merekomendasikan Arsyad sebagai salah satu pemain yang layak untuk dipertahankan. Sekalipun, penyerang berusia 20 tahun itu baru merasakan atmosfer sepak bola profesionalnya musim kemarin.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya tahu Arsyad pemain muda dan baru sebatas memperkuat tim Divisi Utama sebelum gabung Persegres. Namun, melihat performanya selama bermain di turnamen kemarin, saya punya pandangan Arsyad akan menjadi pemain besar pada masa mendatang. Makanya, saya merekomendasikan kepada manajemen untuk mempertahankan dia,” kata Edu.

Sebelum memperkuat Persegres di pentas TSC 2016, Arsyad memang hanya tercatat sebagai pemain di Diklat Tulungagung Putra, Persiga Trenggalek, Persema U-17, dan terakhir bersama Pro Duta di ajang Divisi Utama.

Hanya, Arsyad sempat merasakan sederet pengalaman internasional di level junior. Dia pernah tampil di Danone Nations Cup yang digelar di Prancis bersama Diklat Tulungagung, maupun kompetisi Carroll Wojtyla dan Viareggio Cup di Italia ketika memperkuat Pro Duta U-18 sebelumnya.

Selama memperkuat Persegres di pentas TSC 2016, Arsyad yang kerap hanya menghias bangku cadangan pemain, berhasil mempersembahkan satu gol. Laskar Joko Samudro mengakhiri kiprahnya di TSC 2016 di urutan ke-17, atau satu anak tangga di atas posisi juru kunci yang di tempati PS TNI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X