Tolak Villarreal, Gabigol Punya Alasan Tetap Bertahan di Inter Milan

Kompas.com - 25/12/2016, 16:20 WIB
Pemain asal Brasil, Gabriel GIUSEPPE CACACE/AFPPemain asal Brasil, Gabriel "Gabigol" Barbosa, menjalani laga debutnya bersama Inter Milan, pada ajang Serie A kontra Bologna, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (25/9/2016).
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Striker Inter Milan, Gabriel Barbosa alias Gabigol, tidak mendapat kesempatan bermain cukup di klub tersebut. Namun, pemain berusia 20 tahun itu punya alasan untuk tetap bertahan bersama Nerazzurri.

Gabigol lebih banyak duduk di bangku cadangan. Hingga pekan ke-18 Serie A, mantan pemain Santos itu baru tampil di tiga laga Serie A dengan durasi 24 menit.

Padahal, Gabigol diboyong Inter pada awal 2016-2017 dengan harga 29,5 juta euro (sekitar Rp 413,8 miliar) dari Santos, sebuah indikasi mengenai talenta dan profilnya yang tinggi di Amerika Selatan.

Kesempatan sempat menghampiri Gabigol saat Villarreal mengajukan tawaran kepada Inter untuk meminjam sang pemain.

 

Namun, pemain kelahiran 30 Agustus 1996 itu lebih memilih menggelengkan kepala kepada kubu Spanyol tersebut.

Gabigol punya alasan mengapa ia masih berniat untuk bertahan bersama kubu Giuseppe Meazza.

"Saya baru berada di sini selama tiga bulan sehingga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kota dan tim yang baru," kata Gabriel dikutip dari Squawka.

"Saya sangat senang berada di Inter. Tentu saja saya sangat berharap bisa bermain lebih banyak, tetapi saya sadar bahwa semuanya membutuhkan kesabaran. Dari hari ke hari, saya semakin betah di sini," ucapnya.

Pada pertandingan terakhir menghadapi Lazio, Rabu (21/12/2016), Gabigol sempat membuat tribune Giuseppe Meazza bersorak.

Selama 10 menit bermain sebagai pengganti, penonton dibuat takjub dengan aksi Gabigol.

Ia sukses mengecoh Felipe Anderson di tepi lapangan, melakukan operan tanpa melihat rekan, pamer aksi step-over, hingga umpan dengan gaya rabona kepada Marcelo Brozovic.

Meski demikian, aksi tersebut  mendapat kritik dari pelatih Stefano Pioli. Sang pelatih berharap Gabigol bisa menunjukkan aksi yang penting bagi tim, bukan hanya pamer kemampuan. (Verdi Hendrawan)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber JUARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X