Kompas.com - 22/12/2016, 10:36 WIB
Penyerang Juventus, Paulo Dybala, melakukan selebrasi seusai membobol gawang Udinese, dalam laga Serie A di Stadion Juventus, Sabtu (15/10/2016). MARCO BERTORELLO/AFPPenyerang Juventus, Paulo Dybala, melakukan selebrasi seusai membobol gawang Udinese, dalam laga Serie A di Stadion Juventus, Sabtu (15/10/2016).
|
EditorAnju Christian

DOHA, KOMPAS.com - Striker Juventus, Paulo Dybala, mengusung misi balas dendam untuk partai kontra AC Milan pada Piala Super Italia di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Jumat (23/12/2016).

Tim berjulukan I Bianconeri takluk 0-1 pada pertemuan terakhir di San Siro, 22 Oktober 2016. Saat itu, gol tunggal Milan diciptakan Manuel Locatelli.

"Pertandingan tersebut turut dipengaruhi oleh gol Miralem yang dianulir secara tidak benar. Kalau disahkan, lesakan itu bisa mengubah hasil," ucap Dybala.

Menurut Dybala, kekalahan dari Milan tidak akan terulang di Doha. Sebab, Juventus tengah dinaungi tren positif berbekal empat kemenangan beruntun pada semua ajang.

Sebaliknya, Milan tidak berada dalam performa terbaik. Mereka mengalami masing-masing satu kekalahan dan imbang pada dua partai terakhir Serie A.

"Saya meyakini pertandingan akan berlangsung berbeda. Kami datang bermodalkan beberapa kemenangan penting, permainan bagus, dan semangat tinggi. Kami ingin memenangi Piala Super lagi," kata Dybala.

Dybala sendiri belum tentu diturunkan sebagai starter saat melawan Milan. Dia baru saja pulih dari cedera otot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam dua pertandingan terakhir Serie A, dia juga masuk sebagai pemain pengganti.

Juara Momen-momen Unik di Pekan Ke-15 Bundesliga



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Apriyani Rahayu: Lari 9 Km, Nyaris Ditolak Klub Badminton, Kini Raih Emas Olimpiade

Perjuangan Apriyani Rahayu: Lari 9 Km, Nyaris Ditolak Klub Badminton, Kini Raih Emas Olimpiade

Badminton
Kisah Apriyani Rahayu: Cuma Modal Raket dan Uang Rp 200 Ribu Saat Pelatnas hingga Raih Emas Olimpiade

Kisah Apriyani Rahayu: Cuma Modal Raket dan Uang Rp 200 Ribu Saat Pelatnas hingga Raih Emas Olimpiade

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo: Kalahkan Juara Bertahan Chen Long, Viktor Axelsen Raih Emas

Hasil Olimpiade Tokyo: Kalahkan Juara Bertahan Chen Long, Viktor Axelsen Raih Emas

Badminton
Kevin Cordon Usai Kalah dari Anthony Ginting: Dia Lebih Cepat dari Saya…

Kevin Cordon Usai Kalah dari Anthony Ginting: Dia Lebih Cepat dari Saya…

Badminton
401 Menit Greysia/Apriyani Menuju Emas Olimpiade Tokyo, Berkorban Jiwa Raga untuk Indonesia

401 Menit Greysia/Apriyani Menuju Emas Olimpiade Tokyo, Berkorban Jiwa Raga untuk Indonesia

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Akhiri 17 Tahun Puasa Medali Tunggal Putra

Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Akhiri 17 Tahun Puasa Medali Tunggal Putra

Badminton
3 Orang Indonesia yang Sukses di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

3 Orang Indonesia yang Sukses di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

Sports
Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Sports
Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Sports
Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Badminton
Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Badminton
Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Badminton
Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Sports
Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X