Hiddink Kembali Diusulkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia?

Kompas.com - 22/12/2016, 07:03 WIB
Guus Hiddink dan Laurent Blanc menghibur Diego Costa yang mengalami cedera pada pertandingan antara Chelsea dan PSG, Rabu (9/3/2016). BEN STANSALL/AFP Guus Hiddink dan Laurent Blanc menghibur Diego Costa yang mengalami cedera pada pertandingan antara Chelsea dan PSG, Rabu (9/3/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

JAKARTA, KOMPAS.com - PSSI belum menentukan masa depan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl. Namun, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menunjuk Guus Hiddink sebagai kandidat paling pas. 

Rencananya, PSSI akan membahas soal masa depan Riedl pada Kongres PSSI di Bandung, Jawa Barat, 8 Januari 2017.

"Itu akan terungkap pada kongres nanti," kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

Posisi pelatih timnas Indonesia saat ini memang menjadi perbincangan hangat dikalangan persepakbolaan nasional. Riedl yang mampu membawa timnas Garuda menjadi runner-up Piala AFF 2016 juga belum memberikan keputusan karena menunggu PSSI.

Jika dilihat kondisi saat ini, apa yang diraih oleh pelatih asal Austria ini terbilang luar biasa. Berbekal latihan selama sekitar tiga bulan serta adanya pembatasan jumlah pemain masing-masing klub, Riedl dinilai cukup sukses.

Pada awalnya Boaz Solossa dan kawan-kawan tidak masuk perhitungan di Piala AFF 2016. Namun, dalam perjalanannya, mereka bermain dengan grafik menanjak dan akhirnya tembus final dan hanya kalah agregat dari Thailand.

Terlepas dari polemik masa depan Riedl, sejumlah usulan pelatih diapungkan beberapa kalangan. Kementerian Pemuda dan Olahraga memberi saran agar merekrut pelatih berkebangsaaan Belanda, Guus Hiddink.

Keinginan merekrut Hiddink bukanlah hal baru dalam pembahasan pelatih timnas. Pada 2009 lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sempat melontarkan ide untuk menggaet mantan pelatih timnas Korea Selatan itu. 

Adanya masukkan dari pemerintah itu, Joko Driyono menegaskan bahwa pihaknya akan mendengarkan dan mencatat arahan tersebut. Pihaknya juga menjelaskan yang bakal menentukan pelatih timnas adalah PSSI. 

"Masalah pelatih timnas adalah wewenang PSSI. Namun, kami juga menerima saran dan masukan dari semua pihak termasuk dari Kemenpora," kata pria yang juga CEO PT Gelora Trisula Semesta (GTS) itu.

Joko Driyono menambahkan untuk masalah timnas saat ini memang terus dibahas. Selain untuk menentukan pelatih, PSSI juga terus bersiap diri untuk menghadapi beberapa kejuaraan seperti SEA Games 2016, kualifikasi Piala Asia, hingga kualifikasi Piala Dunia serta Asian Games 2018.

Kompas TV Bonus Rp 200 Juta untuk Tiap Pemain Timnas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X