Pelatih Timnas Italia Masih Ragukan Balotelli

Kompas.com - 20/12/2016, 13:58 WIB
Gestur penyerang Nice, Mario Balotelli, dalam partai Ligue 1 lawan Olympique Lyon di Allianz Riviera, Nice, 14 Oktober 2016. VALERY HACHE/AFPGestur penyerang Nice, Mario Balotelli, dalam partai Ligue 1 lawan Olympique Lyon di Allianz Riviera, Nice, 14 Oktober 2016.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Pelatih tim nasional (timnas) Italia, Giampiero Ventura, masih meragukan sosok Mario Balotelli untuk kembali berseragam Gli Azzurri.

Sudah sejak 24 Juni 2014, Balotelli tidak pernah mendapatkan panggilan dari Gli Azzurri, julukan Italia. Penyebabnya yakni penampilan minor sang pemain bersama AC Milan dan Liverpool.

Harapan Balotelli kembali melambung sejak bergabung dengan OGC Nice pada musim panas 2016. Total 10 gol disumbangkan sang pemain dalam 13 pertandingan musim 2016-2017.

Akan tetapi, keraguan Ventura tidak lantas pudar karena Balotelli memiliki rekam jejak kurang baik di luar lapangan.

"Kualitas dia tidak perlu diragukan lagi. Namun, ada beberapa hal yang dipertanyakan. Kami perlu meninjau hal tersebut," ucap Ventura.

"Sebab, kekuatan tim adalah bagaimana setiap pemain bergerak ke arah yang sama. Keharusan itu tidak cuma berlaku untuk Balotelli, tetapi juga setiap pemain," tutur sang pelatih.

Untuk mengetahui apakah Balotelli sudah berubah, Ventura pun berjanji akan menghubungi sang pemain secara personal.

Apabila sang pelatih berubah pikiran, Balotelli bisa saja mendapat panggilan pada Maret 2017, ketika Italia dijadwalkan melawan Albania pada partai Pra-Piala Dunia zona Eropa.

Kompas TV Pemerintah Tetap Beri Bonus untuk Timnas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X