Boaz Pikir Ulang soal Rencana Pensiun dari Timnas

Kompas.com - 19/12/2016, 06:54 WIB
Pemain timnas Indonesia Boaz Solossa (kanan) berebut bola dengan pemain Thailand, Adison Promrak pada laga final Piala AFF Suzuki Cup 2016 leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). Indonesia menang 2-1 atas Thailand dan akan bertanding di final Piala AFF Suzuki Cup 2016 leg kedua di Stadion Rajamangala, Thailand, Sabtu (17/12/2016) mendatang. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPemain timnas Indonesia Boaz Solossa (kanan) berebut bola dengan pemain Thailand, Adison Promrak pada laga final Piala AFF Suzuki Cup 2016 leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). Indonesia menang 2-1 atas Thailand dan akan bertanding di final Piala AFF Suzuki Cup 2016 leg kedua di Stadion Rajamangala, Thailand, Sabtu (17/12/2016) mendatang.
EditorJalu Wisnu Wirajati

TANGERANG, KOMPAS.com - Penyerang Persipura Jayapura, Boaz Solossa, ternyata belum resmi memutuskan pensiun dari tim nasional Indonesia setelah Piala AFF 2016 berakhir. Hal ini untuk mengklarifikasi pernyataan dia seusai final kedua di Bangkok, Sabtu (17/12/2016).

Bersama Tim Garuda, Boaz Solossa dkk gagal menjadi juara di Piala AFF 2016. Indonesia kalah di final dari Thailand dengan agregat akhir 2-3.

Setelah pertandingan final kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016), Boaz sempat mengisyaratkan mengakhiri karier di timnas Indonesia.

Saat itu Boaz sempat mengatakan untuk memberi kesempatan kepada Evan Dimas, Yanto Basna, dan pemain muda lain untuk bersinar bersama timnas Indonesia.

Akan tetapi, pernyataannya tersebut ternyata belum resmi. Ia masih akan memikirkan dengan matang-matang soal itu.

"Kemarin saya mengatakan soal pensiun karena berpikir harus memberikan kesempatan kepada adik-adik bahwa mereka memiliki potensi," ucap Boaz saat tiba di Bandara Soekarna-Hatta, Minggu (18/12/2016).

"Soal pensiun, saya akan memikirkannya. Apa pun keputusannya akan saya beritahukan," ujar striker berusia 30 tahun ini.

Indonesia gagal menjadi juara setelah mengalami kekalahan 0-2 di partai penentuan. Padahal, pada final pertama di Stadion Pakansari, Tim Merah Putih mampu menang 2-1. (Wisnu Nova/Verdi Hendrawan) 



Sumber JUARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X