Taklukkan Milan, Roma Tempel Juventus di Puncak Serie A

Kompas.com - 13/12/2016, 05:11 WIB
Aksi gelandang AS Roma, Radja Nianggolan (kiri), saat membobol gawang AC Milan pada pertandingan Serie A di Stadion Olimpico, Roma, Senin (12/12/2016). FILIPPO MONTEFORTE/AFPAksi gelandang AS Roma, Radja Nianggolan (kiri), saat membobol gawang AC Milan pada pertandingan Serie A di Stadion Olimpico, Roma, Senin (12/12/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

ROMA, KOMPAS.com - AS Roma membungkam AC Milan dalam laga Serie A di Stadion Olimpico, Senin (12/12/2016) atau Selasa dini hari WIB. Duel tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk AS Roma di mana gol I Giallorossi dicetak oleh Radja Nainggolan.

Dengan hasil ini, Roma terus menempel Juventus di puncak klasemen. Kini, Serigala Roma mengumpulkan 35 poin, tertinggal empat angka dari Si Nyonya Besar.

Sedangkan bagi Milan, kegagalan ini tak mempengaruhi posisi mereka yang tetap di peringkat ketiga dengan koleksi 32 poin. Kini, Rossonerri hanya unggul satu poin atas Napoli dan tertinggal tiga dari Roma.

Berdasarkan catatan Lega Serie A, Roma memang tampil lebih mendominasi. Mereka memimpin penguasaan bola hingga 57 persen. Dari segi peluang, I Giallorossi memiliki 12 dan Milan mempunyai delapan kesempatan.

Silih berganti melancarkan serangan sejak menit pertama, kedua tim tetap kesulitan menciptakan ancaman serius bagi lawan.

Praktis hanya sepakan penalti M'baye Niang yang menjadi peluang bersih pada 45 menit pertama. Niang mengeksekusi sepakan 12 pas pada menit ke-27 setelah penyerang Milan, Gianluca Lapadula, dijatuhkan kiper Roma, Wojciech Szczesny, di kotak terlarang.

Namun, Szczesny mampu membayar kesalahan dia dengan menepis tendangan penalti Niang. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Sepanjang babak pertama, Roma dan Milan masih terlalu sering melakukan kesalahan. Roma 29 kali kehilangan bola, berbanding 21 kali dengan Milan.

Penyerang Roma, Edin Dzeko (7 kali kehilangan bola), dan gelandang Milan, Mario Pasalic (5), menjadi pemain dari masing-masing kubu dengan jumlah kehilangan bola terbanyak.

Memasuki babak kedua, Roma dan Milan kembali saling jual-beli serangan. Akan tetapi, suporter tuan rumah yang akhirnya bersorak seusai Nainggolan mencetak gol pada menit ke-62.

Pesepak bola kelahiran Antwerp, Belgia, 28 tahun silam ini, menghujamkan tendangan kaki kiri keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras tanpa sanggup dihalau oleh penjaga gawang I Rossoneri, Gianluigi Donnarumma.

Rupanya gol Nainggolan menjadi lesakan tunggal dalam duel ini. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Roma tetap tidak berubah.

Eksperimen pelatih Milan, Vincenzo Montella, dengan menurunkan pemain inti dengan rata-rata usia termuda (23 tahun, 343 hari) dalam pertandingan Serie A musim 2016-2017 masih belum membuahkan hasil.

Pada pertandingan lainnya, Fiorentina berhasil mengunci tiga poin setelah mengalahkan Sassuolo 2-1 di Stadion Artemio Franchi.

Gol Fiorentina diborong oleh Nikola Kalinic (10', 39'), sementara satu-satunya gol Sassuolo dilesakkan Francesco Acerbi (76'). (Septian Tambunan)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber JUARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X