Kompas.com - 11/12/2016, 09:04 WIB
EditorJalu Wisnu Wirajati

 

KOMPAS.com - Kostum sepak bola atau jersey menjadi sumber pendapatan klub-klub profesional, khususnya di Eropa. Tak heran, apabila sebuah klub besar rela mengeluarkan dana besar untuk membeli pemain bintang demi mengerek pendapatan dari sisi penjualan merchandise.

Musim ini, hal itu bisa dilihat dari strategi transfer Manchester United. Berani menggaji tinggi Zlatan Ibrahimovic yang didatangkan gratis dari Paris Saint-Germain, klub berjulukan Setan Merah itu mendapat keuntungan langsung dari segi komersial.

Pada akhir Juli 2016, media-media Inggris memberitakan bahwa Manchester United mendapatkan pemasukan sebesar 70 juta poundsterling (sekitar Rp 1,2 triliun) dari penjualan sekitar 800.000 jersey Ibrahimovic hanya dalam tempo sepekan.

Tak heran, Ibrahimovic berani sesumbar bahwa pemasukan dari penjualan kostumnya bisa untuk membeli Paul Pogba dari Juventus. Hal itu terbukti karena pada awal Agustus Pogba ditebus 89,3 juta poundsterling (sekitar Rp 1,5 triliun) dan menjadikannya pemain termahal di dunia.

"Akhirnya, penjualan baju saya bisa membawa dia (Pogba) kembali (ke Manchester United)," tulis Ibrahimovic pada Sabtu (13/8/2016) waktu setempat.

 

Finally my shirt brought him back. @paulpogba

A photo posted by IAmZlatan (@iamzlatanibrahimovic) on Aug 13, 2016 at 5:27am PDT

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.