Kompas.com - 11/12/2016, 07:10 WIB
Peti mati sejumlah pemain Chapecoense yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat di Kolombia pada Senin (28/11/2016).  Raul ARBOLEDA / AFPPeti mati sejumlah pemain Chapecoense yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat di Kolombia pada Senin (28/11/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE


KOMPAS.com - Chapecoense menerima undangan Barcelona untuk bermain di Joan Gamper Trophy di Camp Nou pada 2017.

Klub asal Brasil tersebut mengalami kecelakaan pesawat pada Selasa (29/11/2016).  Total 71 penumpang yang 19 diantaranya adalah pemain Chapecoense dinyatakan tewas.

Tragedi yang dialami Chapecoense mengundang simpati Barca. Klub raksasa Spanyol tersebut mengundang tim berjulukan Big Green tersebut untuk mengikuti Joan Gamper Trophy yang biasanya digelar pada pertengahan Agustus

"Barcelona ingin memberikan penghormatan kepada 71 orang yang meninggal dalam kecelakaan dan keluarga mereka. Klub akan bekerja sehingga Joan Gemper Trophy 2017 memberikan penghormatan besar kepada mereka dari dunia sepak bola," tulis Barcelona dalam pernyataannya.

"Dengan mengundang Chapecoense ke Joan Gamper Trophy, Barcelona ingin berkolaborasi dengan rekonstruksi kelembagaan dan olahraga dari klub serta membantu memulihkan mereka. Barcelona telah mengirim surat resmi kepada direksi Chapecoense pada Kamis (8/12/2016)," sambung pernyataan tersebut.

Presiden Chapecoense, Ivan Tozzo, mengaku telah menerima undangan dari Barcelona. Tanpa ragu, Tozzo langsung menerima undangan tersebut.

"Sukacita besar bagi kami untuk diundang ke Gamper dan kami sangat berterima kasih kepada Barcelona karena telah mengundang kami. Sebuah kehormatan dan keistimewaa bagi kami bermain di Eropa," ujarnya.

Saat ini, Chapecoense sedang membangun skuad. Mereka baru saja menunjuk Vagner Mancini sebagai pelatih baru.

Untuk pemain, sejumlah pemain besar yang sedang menganggur seperti Ronaldinho, Juan Riquelme, dan Eidur Gudjohnsen menawarkan jasa mereka untuk memperkuat Chapecoense.

Tozzo mengapresiasi tawaran dari sejumlah pemain bintang tersebut. Namun, Tozzo lebih memilih mencari pemain muda untuk membangun skuad baru.

"Kami mengesampingkan membawa pemain terkenal atau pemain yang sudah mapan karena kami tidak pernah merekrut pemain semacam itu untuk klub kami. Selain itu, semua orang mengenal kami sebagai klub yang sederhana dan kami tidak memiliki sumber dana yang besar seperti klub besar lain," kata Tozzo kepada Marca.



Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susunan Pemain AS Roma Vs Man United - Cavani Jadi Ujung Tombak, Rashford Cadangan

Susunan Pemain AS Roma Vs Man United - Cavani Jadi Ujung Tombak, Rashford Cadangan

Liga Lain
Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Bisakah Giallorossi Ulangi Keajaiban 2018?

Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Bisakah Giallorossi Ulangi Keajaiban 2018?

Liga Lain
Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Unai Emery Waspadai Aubameyang

Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Unai Emery Waspadai Aubameyang

Liga Lain
Meski Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Dunia Tinju Profesional Harus Terus Berjalan

Meski Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Dunia Tinju Profesional Harus Terus Berjalan

Sports
Skuad Manchester United 2020-2021

Skuad Manchester United 2020-2021

Sports
Ketawa Bareng Pemain Chelsea Usai Real Madrid Kalah, Hazard Dituntut Minta Maaf

Ketawa Bareng Pemain Chelsea Usai Real Madrid Kalah, Hazard Dituntut Minta Maaf

Liga Champions
Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

Liga Indonesia
Industri Game Daring Masih Menjawab Tantangan Pandemi

Industri Game Daring Masih Menjawab Tantangan Pandemi

Sports
Jelang AS Roma Vs Man United, Solskjaer Ungkap Kondisi Martial Usai Cedera

Jelang AS Roma Vs Man United, Solskjaer Ungkap Kondisi Martial Usai Cedera

Liga Lain
Manajemen Persib Tunggu Kepastian Format Kompetisi Liga 1 2021

Manajemen Persib Tunggu Kepastian Format Kompetisi Liga 1 2021

Liga Indonesia
Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Kickoff 02.00 WIB

Liga Lain
Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Kickoff 02.00 WIB

Liga Lain
Asisten Pelatih Belum Bisa Ukur Progres Pemain Timnas Bola Basket Indonesia

Asisten Pelatih Belum Bisa Ukur Progres Pemain Timnas Bola Basket Indonesia

Sports
Rahasia Fisik Pemain Borneo FC yang Mengesankan

Rahasia Fisik Pemain Borneo FC yang Mengesankan

Liga Indonesia
Sistem Pertahanan Sepak Bola: Man to Man, Zone Marking, dan Campuran

Sistem Pertahanan Sepak Bola: Man to Man, Zone Marking, dan Campuran

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X