Kiatisuk Senamuang, Memori tentang Kurniawan, dan Janji Sang Penakluk

Kompas.com - 09/12/2016, 07:34 WIB
Kiatisuk Senamuang (kedua dari kiri) menyanyikan lagu kebangsaan menjelang partai antara Thailand dan Indonesia pada Grup A Piala AFF 2016 di Philippine Sports Stadium, 19 November 2016.

KUKUH WAHYUDI/JUARA/BOLAKiatisuk Senamuang (kedua dari kiri) menyanyikan lagu kebangsaan menjelang partai antara Thailand dan Indonesia pada Grup A Piala AFF 2016 di Philippine Sports Stadium, 19 November 2016.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Tim nasional (timnas) Indonesia bukanlah lawan asing untuk pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang. Dia memiliki pengalaman melawan Tim Garuda baik sebagai pemain maupun pelatih.

Kiatisuk menjadi anggota skuad Thailand ketika menjuarai Piala AFF 2000 dan 2002. Dalam dua edisi tersebut, Thailand menaklukkan Indonesia di final.

Terselip sedikit memori negatif buat Kiatisuk pada final 2002. Saat itu, final harus ditentukan melalui adu penalti.

Sebagai eksekutor pertama, Kiatisuk melepaskan tembakan melenceng dari gawang. Dia sekaligus meneruskan catatan tidak pernah membobol jala Indonesia di Piala AFF.

Untung buat Thailand, empat penendang selanjutnya mampu menyarangkan bola ke gawang. Sebaliknya, dua eksekutor Indonesia, Sugiantoro dan Firmansyah, gagal menunaikan tugasnya.

Alhasil, Kiatisuk masih bisa tersenyum karena Thailand menang 4-2 di babak adu penalti.

Kurniawan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perihal Indonesia, Kiatisuk juga memiliki rivalitas dengan Kurniawan Dwi Yulianto. Keduanya dikenal sebagai striker subur di Asia Tenggara pada masanya.

Daftar pencetak gol terbanyak Piala AFF bisa menjadi tolok ukur. Selama berkarier, Kurniawan mencetak 13 gol di ajang ini, sedangkan Kiatisuk 12 gol.

Saat ditemui wartawan-wartawan Indonesia di Hotel Marco Polo Ortigas, Manila, 18 November 2016, Kiatisuk sempat sedikit mengulas sosok Kurniawan.

"Kurniawan adalah teman baik. Ada memori indah dengan dia. Kami bertarung di lapangan, tetapi berteman baik di luar," ucap Kiatisuk.

"Kami juga sama-sama bertujuan memajukan sepak bola Asia Tenggara," tutur sosok yang dijuluki Zico itu.

Janji

Kiatisuk mempertahankan statusnya sebagai penakluk Indonesia ketika berganti peran menjadi pelatih. Pengalaman pertamanya terjadi pada Piala AFF 2016.

Thailand menang 4-2 atas Indonesia pada partai pertama Grup A di Philippines Sports Stadium, Bocaue, 19 November 2016.

Hasil itu sempat menyulitkan Indonesia untuk lolos ke fase gugur. Pada laga terakhir, Indonesia wajib menang sambil berharap Thailand mengalahkan Filipina.

ANJU CHRISTIAN/KOMPAS.com Jurnalis BOLA, Kukuh Wahyudi, berfoto bersama pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang, di Novotel Araneta Center, Manila, 21 November 2016.

Menjelang partai krusial tersebut, Kompas.com sempat mengajukan pertanyaan berbunyi, "Coach Alfred Riedl menyatakan bahwa ini bisa menjadi jumpa pers terakhirnya di turnamen. Anda masih berharap bertemu dengan dia pada sesi jumpa pers berikutnya?"

Kiatisuk cuma tersenyum dan menjawab, "Saya berharap bisa."

Pria yang sempat menjalani profesi sebagai polisi itu, memenuhi kata-katanya. Anak-anak asuh Kiatisuk menang 1-0 atas Filipina sehingga Indonesia bisa melaju ke semifinal berkat kemenangan atas Singapura.

Pemenuhan janji Kiatisuk dipertegas dengan kemenangan agregat 6-0 atas Myanmar di semifinal. Dengan begitu, Thailand menyusul Indonesia yang lebih dahulu mengunci tempat di partai puncak.

Dua laga final melawan Indonesia akan menjadi pengalaman kedua dan ketiga buat Kiatisuk sebagai pelatih. Apakah dia kembali melanjutkan statusnya sebagai penakluk?

Semoga tidak ...

Kompas TV Fachrudin Menjadi Pemain Terbaik di Semifinal AFF 2016
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karim Benzema-Vinicius Jr: Dulu Berkonflik, Kini Jadi Duet Ciamik

Karim Benzema-Vinicius Jr: Dulu Berkonflik, Kini Jadi Duet Ciamik

Sports
Cedera Engkel, Neymar Berpotensi Menepi 6 Pekan

Cedera Engkel, Neymar Berpotensi Menepi 6 Pekan

Liga Lain
Profil Yeo Jia Min, Ukir Sejarah bagi Singapura di BWF World Tour Finals

Profil Yeo Jia Min, Ukir Sejarah bagi Singapura di BWF World Tour Finals

Sports
Daftar Pebulu Tangkis yang Lolos BWF World Tour Finals 2021

Daftar Pebulu Tangkis yang Lolos BWF World Tour Finals 2021

Badminton
Analisis Telemetri dan Video Ungkap Penyebab Kecelakaan Sean Gelael dan Bamsoet

Analisis Telemetri dan Video Ungkap Penyebab Kecelakaan Sean Gelael dan Bamsoet

Sports
Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur 'Spesial'

Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur "Spesial"

Badminton
Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Liga Indonesia
Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Sports
Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Liga Inggris
Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Liga Italia
Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Liga Indonesia
Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Sports
Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis 'Bensin'?

Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis "Bensin"?

Liga Italia
Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Liga Indonesia
Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.