Kompas.com - 08/12/2016, 08:51 WIB
Pesepak bola Indonesia Manahati Lestusen melakukan operan pada semi final putaran pertama AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2016). Indonesia memang atas Vietnam dengan skor 2-1. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPesepak bola Indonesia Manahati Lestusen melakukan operan pada semi final putaran pertama AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2016). Indonesia memang atas Vietnam dengan skor 2-1.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

HANOI, KOMPAS.com - Dua pemain bertahan Indonesia, Fachruddin Aryanto dan Manahati Lestusen, menunjukkan peran vital saat melawan Vietnam pada partai semifinal kedua Piala AFF 2016 di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12/2016).

Dalam pertandingan ini, Indonesia menerapkan taktik menunggu di daerah sendiri. Tak heran, mereka cuma mencatatkan 27 persen penguasaan bola berdasar catatan Labbola.

Sebagai konsekuensi dari taktik tersebut, tim Garuda dituntut melakukan banyak aksi defensif seperti intercept, clearance, tackle, dan block.

Bahkan, pasukan Alfred Riedl menunjukan jumlah clearance cukup mencolok, yakni 83 kali menurut Labbola. Catatan ini tidak lepas dari peran Fachruddin dan Manahati.

Keduanya tercatat sebagai pemain yang paling banyak melakukan sapuan. Fachruddin melakukan 17 kali sapuan, sedangkan Manahati 12 kali.

Tidak cuma perihal sapuan, Fachruddin dan Manahati juga memberikan kontribusi besar dalam aspek lainnya.

Fachruddin terlihat cukup menonjol dalam memotong serangan. Dia melakukan tujuh kali intercept dan satu block terhadap peluang menembak lawan.

Adapun Manahati tampak mendominasi duel fisik. Dia mencatatkan masing-masing lima tackle sukses dan duel udara.

Statistik impresif kedua pemain sekaligus mengonfirmasi klaim pelatih Alfred Riedl, yang sempat menyatakan bahwa Indonesia kini memiliki empat opsi bagus untuk bek tengah. Dua pemain lainnya adalah Hansamu Yama dan Yanto Basna.

Manahati yang didaulat menjadi gelandang bertahan dalam laga ini, memang bisa berperan sebagai bek tengah. Lakon itu dijalani Manahati pada semifinal pertama, ketika Fachruddin dan Yanto Basna absen karena akumulasi kartu.

Baca tentang


Sumber Labbola

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X