Cerita di Balik Gol Stefano Lilipaly

Kompas.com - 08/12/2016, 08:33 WIB
Aksi gelandang timnnas Indonesia, Stefano Lilipaly, pada pertandingan semifinal kedua Piala AFF 2016 melawan Vietnam pada Rabu (6/12/2016). FERRY TRIADISASONO/BOLAAksi gelandang timnnas Indonesia, Stefano Lilipaly, pada pertandingan semifinal kedua Piala AFF 2016 melawan Vietnam pada Rabu (6/12/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

HANOI, KOMPAS.com - Gelandang tim nasional Indonesia, Stefano Lilipaly, mengaku sempat tidak mengetahui bahwa dirinyalah yang mencetak gol ke gawang Vietnam pada pertandingan kedua semifinal Piala AFF 2016 di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12/2016).

Dalam laga yang berakhir imbang 2-2 tersebut, Lilipaly membuka keunggulan Indonesia melalui gol yang diciptakan pada menit ke-54.

Berawal dari umpan silang Boaz Solossa, kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh, dan bek Tran Dinh Dong gagal mengantisipasi bola. Kemudian, Lilipaly datang langsung menyambar bola dan memasukkannya ke gawang Vietnam.

"Awalnya, saya tidak tahu itu gol milik saya. Namun, saya dengar itu gol saya. Karena itu, saya senang. Hasil ini karena kerja sama tim," kata Lilipay seusai laga.

Setelah gol Lilipaly, Vietnam bangkit dan berbalik unggul 2-1 berkat gol Vu Van Tanh (82') dan Vu Minh Tuan (90'). Vietnam pun memaksa Indonesia melakoni babak tambahan karena agregat sama kuat 3-3.

Pada babak tambahan, Indonesia mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Manahati Lestusen pada menit ke-96. Gol tersebut membuat Indonesia unggul agregat 4-3 dan lolos ke final.  

Lilipaly sendiri tidak bermain pada babak tambahan karena telah digantikan Zulham Zamrun sejak menit ke-85. Akan tetapi, pemain naturalisasi asal Belanda tersebut memberikan dukungan kepada rekan-rekannya saat jeda pada babak tambahan.  

"Saya berusaha mendukung mereka karena kami tim. Kami harus mendukung satu sama lain. Siapa pun pemain yang keluar dan masuk kami adalah tim. Semua pemain luar biasa," ujarnya.

Di final, Indonesia kemungkinan besar melawan Thailand. Semifinal kedua antara Thailand dan Myanmar akan dimainkan pada Kamis (8/12/2016) dengan Thailand tengah memimpin agregat 2-0.

Indonesia pernah kalah 2-4 dari Thailand pada fase grup. Saat itu, Indonesia sempat bangkit menyamakan kedudukan dari tertinggal 0-2, tetapi tak kuasa menahan gol ketiga dan keempat Thailand.

Final pertama akan dimainkan pada Rabu (14/12/2016) dan final kedua tiga hari berselang. Kemungkinan Indonesia menjadi tuan rumah terlebih dahulu.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X