Kompas.com - 08/12/2016, 07:17 WIB
Penjaga gawang Vietnam, Tran Nguyen Manh, terpaksa keluar lapangan pertandingan setelah diganjar kartu merah dalam laga kedua semifinal Piala AFF 2016 melawan Indonesia di My Dinh Stadium, Rabu (7/12/2016). TWITTER AFF SUZUKI CUPPenjaga gawang Vietnam, Tran Nguyen Manh, terpaksa keluar lapangan pertandingan setelah diganjar kartu merah dalam laga kedua semifinal Piala AFF 2016 melawan Indonesia di My Dinh Stadium, Rabu (7/12/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

HANOI, KOMPAS.com — Media Vietnam menyuarakan kebingungan soal kartu merah yang diterima kiper mereka, Tran Nguyen Manh (24), saat menghadapi Indonesia pada semifinal kedua Piala AFF 2016 di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12/2016).

Nguyen Manh diusir wasit asal China yang memimpin pertandingan, Fu Ming, pada menit ke-76.

Karena insiden tersebut, Vietnam terpaksa memainkan bek Que Ngoc Hai sebagai pengganti Nguyen Manh di bawah mistar dalam sisa laga hingga babak tambahan.

Hal itu terjadi karena stok pergantian pemain Vietnam sudah habis. Kartu merah Nguyen Manh muncul ketika Indonesia sudah unggul 1-0 melalui gol Stefano Lilipaly (54').

"Mengapa Nguyen Manh dikeluarkan wasit?" Begitu bunyi judul artikel di VNexpress.

"Adakah yang mengerti kenapa kiper Vietnam diusir wasit?" tulis media yang berbasis di Hanoi, Kenh 14.

Kebingungan muncul karena tayangan ulang insiden yang menyorot aksi Nguyen Manh tidak ditampilkan secara jelas.

Kejadian ini lebih bisa diamati dalam sudut pengambilan gambar yang berbeda dari stasiun televisi VTV6 (Vietnam TV).

Berawal dari situasi sepak pojok oleh Indonesia, Nguyen Manh meninju bola di tengah duel dengan Bayu Pradana. Keduanya terjatuh.

Mereka lalu bangun, tetapi Bayu bereaksi dengan kesakitan memegangi punggungnya. Pada awalnya, wasit menilai Bayu melakukan pelanggaran akibat dorongan terhadap Nguyen.

Namun, setelah berkomunikasi dengan asisten wasit, Fu Ming menghukum Nguyen dengan kartu merah akibat reaksi sang kiper menendang punggung Bayu ketika hendak bergerak bangun.

"Banyak orang menilai Nguyen dihukum karena reaksi berlebihan kepada wasit. Namun, dari pengamatan selanjutnya, dia terlihat melanggar pemain Indonesia. Jika itu yang terjadi, kartu merah masuk akal," tulis Kenh 14 dalam berita susulannya.

Laga pun berakhir imbang 2-2. Hasil ini menguntungkan Indonesia karena tim Garuda lolos ke final dengan keunggulan agregat 4-3 setelah menang 2-1 pada semifinal pertama di Bogor (3/12/2016). (Beri Bagja)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tunggal Putra Terbaik Malaysia di Ambang Pintu Keluar BAM

Tunggal Putra Terbaik Malaysia di Ambang Pintu Keluar BAM

Badminton
Ulah Suporter Bikin Atalanta Didenda Rp 162 Juta dan AC Milan Rp 48 Juta

Ulah Suporter Bikin Atalanta Didenda Rp 162 Juta dan AC Milan Rp 48 Juta

Liga Italia
Klasemen Liga 1: Persib Tiga Besar, Bhayangkara Gusur Arema FC dari Puncak

Klasemen Liga 1: Persib Tiga Besar, Bhayangkara Gusur Arema FC dari Puncak

Liga Indonesia
Juventus Bidik Juara Liga Champions meski Kesulitan di Serie A

Juventus Bidik Juara Liga Champions meski Kesulitan di Serie A

Liga Italia
Hasil Liga 1: Persib 3 Poin, Bhayangkara FC Runtuhkan Tren Positif Persebaya

Hasil Liga 1: Persib 3 Poin, Bhayangkara FC Runtuhkan Tren Positif Persebaya

Liga Indonesia
Usai Taklukkan Borneo FC, Pelatih Persib Soroti Kekurangan Maung Bandung

Usai Taklukkan Borneo FC, Pelatih Persib Soroti Kekurangan Maung Bandung

Liga Indonesia
Tahu Kalah dari Lewandowski di FIFA Awards, Messi Tunjukkan Gestur Menyentuh Hati

Tahu Kalah dari Lewandowski di FIFA Awards, Messi Tunjukkan Gestur Menyentuh Hati

Liga Lain
Klub J-League Ini Ingin Buat Patung Iniesta

Klub J-League Ini Ingin Buat Patung Iniesta

Liga Lain
Hasil Bhayangkara FC Vs Persebaya 2-1: Catatkan Comeback, The Guardian ke Puncak Klasemen Liga 1!

Hasil Bhayangkara FC Vs Persebaya 2-1: Catatkan Comeback, The Guardian ke Puncak Klasemen Liga 1!

Liga Indonesia
Pelatih Borneo FC Akui Persib Tampil Lebih Baik dari Pesut Etam

Pelatih Borneo FC Akui Persib Tampil Lebih Baik dari Pesut Etam

Liga Indonesia
Pemilik Juventus Kecewa dengan Sikap Dybala, Inter Milan Siap Terima

Pemilik Juventus Kecewa dengan Sikap Dybala, Inter Milan Siap Terima

Liga Italia
Reaksi Haruna Soemitro Dengar Pendukung Timnas Mulai Turun ke Jalan

Reaksi Haruna Soemitro Dengar Pendukung Timnas Mulai Turun ke Jalan

Liga Indonesia
Merah Putih Diizinkan Berkibar Lagi, Komisi X DPR Apresiasi Menpora dan Tim Satgas

Merah Putih Diizinkan Berkibar Lagi, Komisi X DPR Apresiasi Menpora dan Tim Satgas

Sports
Babak Pertama Bhayangkara FC Vs Persebaya 0-1, Gol Solo Run Taisei Marukawa Jadi Pembeda

Babak Pertama Bhayangkara FC Vs Persebaya 0-1, Gol Solo Run Taisei Marukawa Jadi Pembeda

Liga Indonesia
PSSI Berharap Ipswich Town Izinkan Elkan Baggott Bergabung dengan Timnas

PSSI Berharap Ipswich Town Izinkan Elkan Baggott Bergabung dengan Timnas

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.