Kompas.com - 25/11/2016, 17:09 WIB

 

Keputusan pensiun

Tubuh yang sudah mulai "memberi peringatan" dan melambat menjadi alasan pemain gelandang serbabisa ini untuk pensiun.

Menurut dia, dalam kondisi seperti itu, akan lebih baik untuk tidak terlalu lama bermain agar tidak melakukan hal-hal yang memalukan.

"Ada beberapa alasan. Jelas Anda menyadari bahwa ini saatnya dan tubuh Anda mulai memberikan peringatan serta rasa sakit dan nyeri mulai sering," kata Gerrard.

"Seorang pemain tidak sepatutnya bermain terlalu lama karena hal tersebut akan menjadi hal yang memalukan. Saya merasa tidak bisa terlalu lama bermain. Oleh karena itu, ini waktu tepat," ujarnya.

Selama 17 musim bermukim di Anfield, Gerrard bermain 710 kali dan mencetak 186 gol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, di level tim nasional, Gerrard bermain untuk Inggris sebanyak 114 kali dan mencetak 21 gol.

Dia turut memperkuat Inggris pada Piala Eropa 2004 dan 2012, Piala Dunia 2006, 2010, dan 2014, serta menjabat sebagai kapten sejak 2010 sampai 2014 ketika dia mundur dari The Three Lions, julukan Inggris.

"Saya merasa terhormat bisa bermain 114 kali untuk Inggris dan menjadi kapten. Saya akan selalu mengingat pengalaman tersebut dengan rasa bangga," tutur Gerrard.

Selain menjuarai Liga Champions pada 2005, bersama Liverpool, dia juga memenangi sejumlah gelar lain, seperti dua titel Piala FA, tiga gelar Piala Liga, satu trofi Community Shield, serta Piala UEFA dan Piala Super UEFA.

Namun, Gerrard belum pernah meraih gelar juara Premier League.

"Saya bangga bisa bermain lebih dari 700 kali untuk Liverpool dan sebagian besar dengan status sebagai kapten. Tentu saja tidak ada yang lebih menakjubkan ketimbang membantu Liverpool meraih titel, terutama di Istanbul," lanjut Gerrard.

Keputusan telah dibuat. Suami dari model Inggris, Alex Curran, itu telah meneguhkan hati untuk gantung sepatu.

Akan tetapi, kecintaannya akan dunia sepak bola tak akan bisa lepas begitu saja.

Karena itu, setelah memutuskan pensiun, dia berencana untuk menjadi seorang pelatih dan komentator pertandingan sepak bola.

"Saya pikir sedikit demi sedikit saya akan melakukan dua profesi tersebut," tutur Gerrard seperti dikutip dari Squawka.

Prestasi yang Gerrard raih bersama Liverpool memang dirasa "kurang lengkap" tanpa adanya gelar juara Premier League atau gelar Piala Dunia bersama tim Inggris.

Tidak seperti Zinedine Zidane (Perancis) atau Ronaldinho (Brasil), misalnya, yang saat bermain sukses meraih gelar liga domestik, Liga Champions, gelar individu sebagai Pemain Terbaik Dunia, ataupun gelar Piala Dunia.

Namun, Gerrard tetaplah Gerrard. Seorang pemain yang rela menjadi seorang bek kanan “dadakan” saat final Liga Champions dan mencurahkan segala kemampuannya bagi Liverpool. Loyal dan karismatik…

"Saat saya meninggal, jangan bawa saya ke rumah sakit. Bawa saya ke Anfield. Saya lahir dan akan meninggal di sana." –  Steven Gerrard

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Atletico Madrid Vs Liverpool, Kick-off 02.00 WIB

Link Live Streaming Atletico Madrid Vs Liverpool, Kick-off 02.00 WIB

Liga Champions
Ada Pencegahan Meluasnya Pandemi Covid-19 di Peparnas XVI Papua

Ada Pencegahan Meluasnya Pandemi Covid-19 di Peparnas XVI Papua

Sports
Ada Rekrutmen Relawan Peparnas XVI Papua, Ini Jadwalnya

Ada Rekrutmen Relawan Peparnas XVI Papua, Ini Jadwalnya

Sports
Peparnas XVI Papua, Penyelenggara Modifikasi Kendaraan Transportasi

Peparnas XVI Papua, Penyelenggara Modifikasi Kendaraan Transportasi

Sports
Denmark Open 2021 - Sempat Tertinggal, Ini Kunci Rinov/Pitha Bangkit dan Kalahkan Wakil Jepang

Denmark Open 2021 - Sempat Tertinggal, Ini Kunci Rinov/Pitha Bangkit dan Kalahkan Wakil Jepang

Badminton
Peparnas XVI Papua Sarana Warga Jayapura Mengenal Olahraga Paralimpiade

Peparnas XVI Papua Sarana Warga Jayapura Mengenal Olahraga Paralimpiade

Sports
Denmark Open 2021, Kalimat Pujian Greysia/Apriyani untuk Wakil Malaysia

Denmark Open 2021, Kalimat Pujian Greysia/Apriyani untuk Wakil Malaysia

Badminton
Link Live Streaming Club Brugge Vs Man City, Kickoff 23.45 WIB

Link Live Streaming Club Brugge Vs Man City, Kickoff 23.45 WIB

Liga Champions
Hasil Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan, Garuda Muda Menang 2-1

Hasil Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan, Garuda Muda Menang 2-1

Liga Indonesia
Liga 1 2021 - Hadapi PSS, Persib Terancam Tanpa Wander Luiz

Liga 1 2021 - Hadapi PSS, Persib Terancam Tanpa Wander Luiz

Liga Indonesia
Hasil Denmark Open - Marcus/Kevin ke 16 Besar, Derbi Merah Putih Terwujud

Hasil Denmark Open - Marcus/Kevin ke 16 Besar, Derbi Merah Putih Terwujud

Badminton
Hasil Denmark Open 2021 - Dikalahkan Wakil Malaysia, Hafiz/Gloria Terhenti

Hasil Denmark Open 2021 - Dikalahkan Wakil Malaysia, Hafiz/Gloria Terhenti

Badminton
Pelatih Persib Sebut Teja Paku Alam adalah Salah Satu Kiper Terbaik Indonesia

Pelatih Persib Sebut Teja Paku Alam adalah Salah Satu Kiper Terbaik Indonesia

Liga Indonesia
Peparnas XVI Papua, NPC Indonesia Rekomendasikan tentang Jayapura

Peparnas XVI Papua, NPC Indonesia Rekomendasikan tentang Jayapura

Sports
Panitia Sudah Siapkan 'Ramp' untuk Peparnas XVI Papua

Panitia Sudah Siapkan "Ramp" untuk Peparnas XVI Papua

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.