Andai Jadi Pemandu Bakat Manchester United, Ferdinand Akan Tarik Rambut Sanches

Kompas.com - 12/11/2016, 08:07 WIB
Renato Sanches bersukacita setelah berhasil membawa Portugal juara Piala Eropa di Perancis, 10 Juli 2016. MARTIN BUREAU/AFPRenato Sanches bersukacita setelah berhasil membawa Portugal juara Piala Eropa di Perancis, 10 Juli 2016.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com — Rio Ferdinand sedih sekaligus kecewa melihat mantan timnya, Manchester United, gagal mendapatkan jasa gelandang berkualitas macam Renato Sanches.

United memang ikut terlibat dalam perburuan Sanches. Kesuksesan mengantarkan Portugal ke tangga juara Piala Eropa 2016 membuat pemain berusia 19 tahun itu jadi salah satu primadona bursa transfer musim panas lalu.

Namun, Sanches lebih memilih merapat ke Bayern Muenchen yang memberikan mahar 35 juta euro (Rp 505 miliar). Nominal tersebut sudah cukup untuk menjadikan ia sebagai pemain muda Portugal termahal.

Menurut Ferdinand, andai dirinya menjadi pemandu bakat Manchester United, Sanches pasti mendarat di Old Trafford. Ada cara unik yang bakal ia lakukan untuk membawa pemain berambut gimbal itu ke Manchester.

AFP PHOTO / ANDREW YATES Reaksi Rio Ferdinand saat Manchester United melawan Sevilla dalam laga persahabatan di Old Trafford, Jumat atau Sabtu (10/8/2013). Pertandingan ini sekaligus laga testimonial bagi Ferdinand atas pengabdiannya selama sebelas tahun membela Setan Merah.

"Jika saya pemandu bakat Manchester United, Renato Sanches pasti sudah berada di klub," kata bek United periode 2002–2014 itu kepada A Bola.

"Saya akan menarik rambut dia dan mengatakan, 'Ayo pergi'," ujar Ferdinand.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada alasan Ferdinand mengagumi talenta Sanches.

"Renato adalah pemain modern. Dia agresif, kuat, punya teknik tinggi, mahir menembak, dan mengoper," kata pria yang membantu Setan Merah merebut 6 trofi Premier League itu.

Soal tembakan, Ferdinand ada benarnya. Sanches memang sering mengancam pertahanan lawan lewat sepakan kerasnya.

Sanches, peraih penghargaan Golden Boy 2016, memiliki akurasi tembakan sebesar 75 persen di ajang Bundesliga 2016-2017. Angka tersebut paling tinggi di antara semua pemain Muenchen.

Dari 7 shot yang dicatatkan Sanches, 6 di antaranya dilepaskan dari luar kotak penalti. (Ade Jayadireja)



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.