Kompas.com - 08/11/2016, 17:07 WIB
Para pemain Persipura Jayapura merayakan gol ke gawang Semen Padang pada lanjutan TSC 2016 di Stadion Mandala, Sabtu (17/9/2016). Dok. PT GTS Para pemain Persipura Jayapura merayakan gol ke gawang Semen Padang pada lanjutan TSC 2016 di Stadion Mandala, Sabtu (17/9/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAYAPURA, KOMPAS.com - Klub Persipura Jayapura kembali menerima sanksi dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator TSC 2016. Persipura diwajibkan membayar denda sebesar Rp 20 juta.

Denda ini diberikan karena Persipura dinilai melakukan pelanggaran pada pertandingan melawan Sriwijaya FC di Stadion Mandala pada 30 Oktober 2016 lalu. Pelanggaran berupa aksi melempar botol air mineral oleh suporter Persipura ke lapangan saat laga berlangsung.

Laga ini berkesudahan dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persipura. Gol tunggal tim berjulukan Mutiara Hitam ini dicetak penyerang Edward Wilson Junior pada menit 81.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Persipura Fachruddin Pasolo saat dikonfirmasi via telepon seluler di Jayapura, Selasa (8/11/2016), membenarkan adanya sanksi yang diterima pihak manajemen sejak 6 November 2016 lalu.

"Pihak GTS memberikan batas waktu bagi manajemen Persipura untuk membayar denda ini hingga sepekan ke depan,” kata Fachruddin.

Ia menuturkan, total Persipura sudah mendapat dua kali denda membayar karena aksi pelemparan ke dalam lapangan dalam dua pekan terakhir.

"Sebelumnya, Persipura juga harus membayar denda sebesar Rp 15 juta karena suporter melempar botol air mineral ke dalam lapangan saat laga melawan Arema di Stadion Mandala pada 24 Oktober 2016 lalu,” tutur Fachruddin.

Ia berharap, para suporter mau mendengarkan arahan pihak manajemen agar tak melempar botol air mineral ke dalam lapangan dalam laga kandang.

“Kami sudah berulang kali memperingatkan para suporter. Namun, mereka tetap melakukan aksi tersebut. Persipura terancam mendapat sanksi tak boleh didukung suporter dalam laga kandang apabila masalah ini terulang kembali,” ungkap Fachruddin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.