Kompas.com - 07/11/2016, 18:25 WIB
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, melambaikan tangan ke arah suporter seusai laga Premier League kontra Burnley di Stadion Turf Moor, Sabtu (20/8/2016). JON SUPER/AFPManajer Liverpool, Juergen Klopp, melambaikan tangan ke arah suporter seusai laga Premier League kontra Burnley di Stadion Turf Moor, Sabtu (20/8/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Liverpool, yang kali terakhir meraih gelar juara Liga Inggris pada 1990, saat ini tengah memimpin klasemen sementara liga. Namun, manajer Juergen Klopp tak mau sesumbar. 

Pekan-pekan terakhir musim 2013-2014, terutama kekalahan dari Chelsea yang diwarnai terpelesetnya Steven Gerrard, masih "membayangi" tim berjulukan The Reds itu.

"Saya tahu pada masa lalu banyak hal terjadi di sini, apalagi cerita dua, tiga tahun yang lalu ketika Liverpool benar-benar dekat meraih juara. Namun, ini bukan tim dua atau tiga tahun lalu," kata Klopp.

"Ini juga bukan tim 25 tahun lalu. Kami benar-benar baru. Kami tetap dingin. Ini posisi terbaik yang bisa saya bayangkan, tetapi tidak ada hal lain telah terjadi," kata pelatih asal Jerman tersebut.

Liverpool merebut puncak klasemen Premier League setelah mengalahkan Watford dengan skor 6-1 di Anfield Stadium, Minggu (6/11/2016).

Adapun saingan mereka, Chelsea, sempat merasakan puncak klasemen pada Sabtu (5/11/2016) dengan raihan kemenangan 5-0 atas Everton, menyusul hasil imbang 1-1 yang diraih Man City 1-1 di kandang Middlesbrough.

Sementara itu, Arsenal sebenarnya memiliki kesempatan untuk memuncaki klasemen, tetapi pasukan Arsene Wenger itu ditahan imbang 1-1 oleh Tottenham Hotspur di kandang Arsenal.

"Tidak ada tekanan setelah 11 hari pertandingan, benar-benar tidak ada tekanan," kata Klopp, seperti dikutip dari BBC Sports.

"Kami melihat Chelsea, mereka cukup mengesankan. Man City bermain seperti Barcelona, cukup mengesankan, dan Tottenham adalah tim yang baik. Ada banyak tim yang benar-benar baik..." katanya.

Sementara itu, terkait Liverpool, Klopp mengakui timnya tampak "cukup bagus".

Halaman:


Sumber BBC News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Liga Inggris Usai Laga Leeds United Vs Liverpool, The Reds Stagnan

Klasemen Liga Inggris Usai Laga Leeds United Vs Liverpool, The Reds Stagnan

Liga Inggris
Di Balik European Super League, Ada Kebohongan Konstan Bos Juventus

Di Balik European Super League, Ada Kebohongan Konstan Bos Juventus

Liga Inggris
Hasil Leeds United Vs Liverpool, Kemenangan The Reds Sirna di Menit Akhir

Hasil Leeds United Vs Liverpool, Kemenangan The Reds Sirna di Menit Akhir

Liga Inggris
Biaya Pemecatan Jose Mourinho Bisa Beli Satu Timnya Egy Maulana Vikri!

Biaya Pemecatan Jose Mourinho Bisa Beli Satu Timnya Egy Maulana Vikri!

Liga Inggris
Lolos ke Final Piala Menpora, Pelatih Persib Nilai Tim Tak Main Bagus

Lolos ke Final Piala Menpora, Pelatih Persib Nilai Tim Tak Main Bagus

Liga Indonesia
Kondisi Dedi Kusnandar Usai Sempat Tak Sadar di Laga PSS Vs Persib

Kondisi Dedi Kusnandar Usai Sempat Tak Sadar di Laga PSS Vs Persib

Liga Indonesia
Nasib Liga Champions Tanpa 12 Klub Pendiri European Super League

Nasib Liga Champions Tanpa 12 Klub Pendiri European Super League

Liga Lain
Babak I Leeds United Vs Liverpool, Gol Sadio Mane Jadi Pembeda

Babak I Leeds United Vs Liverpool, Gol Sadio Mane Jadi Pembeda

Liga Inggris
Olimpiade Tokyo, Format Luar Biasa lantaran Pandemi Covid-19

Olimpiade Tokyo, Format Luar Biasa lantaran Pandemi Covid-19

Sports
Olimpiade Tokyo, Cara Indonesia Mempersiapkan Diri Berpartisipasi

Olimpiade Tokyo, Cara Indonesia Mempersiapkan Diri Berpartisipasi

Sports
Jadwal Final Piala Menpora 2021 Persib Bandung Vs Persija Jakarta

Jadwal Final Piala Menpora 2021 Persib Bandung Vs Persija Jakarta

Liga Indonesia
PON Papua, Ini Target Akhir Vaksinasi untuk Atlet

PON Papua, Ini Target Akhir Vaksinasi untuk Atlet

Sports
Olimpiade Tokyo, 5 Resep Ini Jadi Hidangan Andalan

Olimpiade Tokyo, 5 Resep Ini Jadi Hidangan Andalan

Sports
Hasil PSS Vs Persib, Maung Bandung Tembus Final Piala Menpora Jumpa Persija

Hasil PSS Vs Persib, Maung Bandung Tembus Final Piala Menpora Jumpa Persija

Liga Indonesia
Mourinho Dipecat Tottenham - Salah Pemain Spurs yang 40 Tahun Lembek?

Mourinho Dipecat Tottenham - Salah Pemain Spurs yang 40 Tahun Lembek?

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X