Kompas.com - 04/11/2016, 08:04 WIB
Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mendampingi timnya dalam laga Liga Europa kontra Fenerbahce, di Stadion Sukru Saracoglu, Kamis (3/11/2016) atau Jumat dini hari WIB. STRINGER/AFPManajer Manchester United, Jose Mourinho, mendampingi timnya dalam laga Liga Europa kontra Fenerbahce, di Stadion Sukru Saracoglu, Kamis (3/11/2016) atau Jumat dini hari WIB.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

ISTANBUL, KOMPAS.com - Jose Mourinho menganggap Manchester United tak siap secara mental saat menghadapi Fenerbahce di Stadion Sukru Saracoglu, Kamis (3/11/2016) atau Jumat dini hari WIB.

Pada pertemuan sebelumnya di Stadion Old Trafford, 20 Oktober 2016, Manchester United berhasil meraih kemenangan 4-1 atas Fenerbahce.

Namun saat di kandang Fenerbahce, Manchester United justru kalah 1-2. Bahkan, Setan Merah sudah kebobolan ketika laga baru berjalan satu menit melalui tendangan salto Moussa Sow.

Kemudian, tendangan bebas terukur Jeremain Lens pada menit ke-59 membawa Fenerbahce unggul dua gol, sebelum diperkecil Manchester United lewat sepakan Wayne Rooney menjelang akhir laga.

Dengan demikian, Manchester United harus turun posisi pada klasemen Grup A. Mereka kini menduduki peringkat ketiga dengan enam poin.

Sedangkan Fenerbahce menggapai urutan kedua dengan mengemas tujuh poin, atau hanya kalah selisih gol dari Feyenoord di posisi pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait kekalahan Manchester United, Mourinho pun memaparkan sejumlah faktornya.

"Saya pikir mereka (Fenerbahce) pantas menang. Sepak bola bukan hanya tentang kualitas, tetapi juga usaha, komitmen, dan tampil hingga mencapai batas," kata Mourinho kepada BT Sport.

"Jadi, wajar jika Fenerbahce menang. Sebuah tim yang kebobolan hanya dalam waktu dua menit menunjukkan bahwa tim itu tak siap secara mental, dan tidak fokus," ucap Mourinho.

Meski begitu, Mourinho masih optimistis dengan kans Manchester United di ajang Liga Europa.

Pelatih berjulukan The Special One itu akan berusaha membawa tim asuhannya untuk memenangi dua laga terakhir penyisihan grup.

"Rasanya seperti tampil pada laga final Liga Champions, tetapi kami hanya bermain layaknya dalam sebuah laga uji coba musim panas," tutur Mourinho.

"Semuanya tergantung kepada kami. Jika kami memenangi dua pertandingan tersisa, tentu kami akan lolos," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BT Sport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.